773619 KALI DIBACA

Wartawan Media Online Bongkar Kebobrokan Bupati Bireun Melalui Medsos

Wartawan Media Online Bongkar Kebobrokan Bupati Bireun Melalui Medsos
example banner

Bireun I Realitas – Wartawan Media Online Bongkar Kebobrokan Bupati Bireun  Melalui Medsos

Wartawan yang cukup dikenal memiliki kedekatan khusus dengan Bupati Bireuen H Saifannur, kini bongkar kebobrokan rezim penguasa ini, melalui akun Facebook Zoel Sopan yang menjadi viral, serta menghebohkan masyarakat di wilayah itu.

Diungkap secara detail oleh mantan Ketua PWA Bireuen melalui akun pribadi medsos nya dua hari terakhir yang dihimpun Media realitas Selasa,(4/09/18) Pukul 17:15 WIB menyebutkan, reaksi kekecewaannya atas kinerja buruk Bupati, serta campur tangan adik, anak dan keluarga H.Saifannur dalam pemerintahan, bahkan intervensi proyek pembangunan daerah.

Semula, Zoel Sopan mengungkap praktik culas pembangunan dan penyaluran 300 unit bantuan rumah Dhuafa, yang dituding dikerjakan sendiri oleh oknum pengusaha berinisial M, atau ditenggarai sebagai Mukhlis A.Md (adik kandung bupati-red),parahnya, sasaran penerima rumah bantuan ini, ditentukan oleh pihak pelaksana dan para penerima dimintai uang sebesar 10% dari nilai proyek.

Akibat postingan skandal memalukan ini, akun FB Zoel Sopan dikabarkan sempat diretas oleh Hacker, beruntung berkat bantuan salah seorang sahabat akhirnya dapat kembali dinormalkan,namun peristiwa kriminalitas dunia maya yang dialami ini, tak menyurutkan semangat Zoel Sopan untuk mengungkap lagi fakta kejahatan dinasty H .Saifannur.

Selanjutnya, dia membuka awal mula kisah kedekatan dengan Bupati Bireuen itu, saat mencuatnya isu money politic yang menghantarkan duet berjargon Fakar ini ke tampuk kekuasaan.

Zoel Sopan membeberkan cerita ketika dirinya dipanggil oleh bupati terpilih, dan diminta menemui Mukhlis A.Md bersama dua wartawan lainnya untuk menghadap Direktur PT Takabeya itu.

Dalam statusnya di Facebook, Zoel Sopan beserta mengaku mereka dimintai bantuan agar membuat framing media, guna membantah isu suap Rp 100 ribu saat Pemilukada 2017 lalu,semula dirinya menyatakan kesiapan menerima tawaran tersebut, sehingga dia memiliki hubungan kedekatan dengan bupati dan keluarganya.

Namun,kian hari ia merasa kesal melihat kinerja pemerintah daerah, yang semakin bobrok sehingga ekonomi rakyat semakin terpuruk akibat lambannya kinerja bupati.

Ditambah lagi, semua proyek dikuasai adik kandung dan keluarga H.Saifannur,mulai pekerjaan besar sampai pengadaan dua unit komputer, turut dimonopoli kerabat dekat H.Saifannur.

Saat berita ini diturunkan, postingan itu diketahui sudah dihapus,belum diperoleh informasi penyebab dihapusnya status yang sempat menjadi isu menghebohkan sejak kemarin pagi ini,(M. Reza/ade).

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS