37819 KALI DIBACA

Terkait Pengadaan Barang/Jasa, L-PERAN Bintek 304 Aparatur Desa Di Abdya

Terkait Pengadaan Barang/Jasa, L-PERAN Bintek 304 Aparatur Desa Di Abdya
Foto: Realitas/Syahrizal Sebanyak 304 peserta yang terdiri dari TPK dan Kaur Perencanaan Desa mengikuti Bintek Pengadaan Barang dan Jasa di Aula PPMG, Blangpidie, Selasa (25/9/2018).
example banner

Blangpidie | Realitas – Lembaga Pemberdayaan Rakyat Nusantara (L-PERAN) Perwakilan Medan, Sumatra Utara, memberikan bimbingan teknis (Bintek) kepada 304 apartur desa yang terdiri dari Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dan Kaur Perencanaan Desa dalam Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tentang Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa dalam kegiatan di desa.

Kegiatan yang berlansung dua hari berturut-turut (24-25/9/2018) di Aula UPTD Pusat Pengembangan Mutu Guru (PPMG) Wilayah VIII Blangpidie itu, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan TPK di desa dan Kaur Perencanaan agar lebih pfofesional dan bekerja secara efektif, transparan, adil dan akuntabel dalam menjalankan setiap kegiatan yang menggunakan dana desa.

“Intinya, kita ingin memberikan pengetahuan kepada para aparatur desa agar tidak terjerat dengan hukum terkait penggunaan dana desa dibidang pengadaan barang dan jasa,” kata Undrianus Uraiza selaku Koordinator Kegiatan dari L-PERAN Perwakilan Medan, disela kegiatan bintek tersebut berlangsung, Selasa (25/9/2018).

Dikatakan Rian (sapaan akrabnya), pengadaan barang dan jasa itu harus dilaksanakan sesuai dengan aturan dan tepat waktu agar dapat dipergunakan untuk kepentingan dalam suatu kegiatan.

“Pengadaan barang dan jasa merupakan hal yang penting untuk membantu lancarnya setiap kegiatan.

Maka dari itu, setiap desa perlu adanya Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal agar memahami proses tersebut,” ungkapnya.

Proses pengadaan barang dan jasa dalam setiap tahapannya memiliki ketentuan hukum yang berlaku dan harus tertib administrasi.

Jadi, bintek yang dilakukan ini juga turut mengundang aparatur hukum yang membidangi hal tersebut.

“Kita berharap, dengan hadirnya pihak hukum, para TPK dan Kaur Perencanaan akan selalu berhati-hati mengelola barang dan jasa yang menggunakan uang negara,” jelas Rian.

Rian juga berharap, setelah pelatihan bintek ini, para peserta sudah siap mengaplikasikan dilapangan.

“Biasanya kegiatan seperti ini dilakukan di luar daerah.

Karena ada beberapa daerah yang jaraknya cukup jauh, maka kita langsung ‘jemput bola’ ke lokasi yang dituju,” tuturnya.

Terakhir Rian menyebutkan, dalam bintek tersebut, pihaknya menghadirkan narasumber dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Jakarta dan tim ahli dari Kementerian Desa (Kemendes) termasuk juga dari Kejaksaan Negeri Abdya dan Polres setempat.

Secara singkat, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Abdya Yusan Sulaidi, mengemukakan kalau pihaknya hanya sebatas mendampingi dalam kegiatan bintek tersebut.

Semua teknis dan proses kegiatan sudah diatur dalam skedurnya L-PERAN sebagai pelaksana.

Namun begitu, pihaknya sangat mendukung kegiatan bintek tersebut demi lancarnya proses adamintrasi dalam desa kedepan agar tidak menimbulkan masalah.

“Kita sangat mengapresiasi kegiatan itu, demi tertib administrasi penggunaan dana desa mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggung jawaban,” ujarnya singkat. (Syahrizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS