38619 KALI DIBACA

Polres Cimahi Bongkar Modus Wanita Berambut Pirang Curi Emas 110 Gram

Polres Cimahi Bongkar Modus Wanita Berambut Pirang Curi Emas 110 Gram
example banner

Cimahi | Realitas – Kiprah kejahatan Seni Apriliani (28) dibongkar polisi.

Wanita berambut pirang ini mencuri emas seberat 110 gram dan sejumlah barang berharga di rumah milik koban, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Aksi pencurian itu dilakoni Seni dan suaminya, Joy alias Rudi.

“Kami mengungkap pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh suami-istri.

Modusnya, suami-istri berperan sebagai pembantu rumah tangga.

Kemudian, ketika pemilik rumah lengah, tersangka melakukan aksinya mengambil barang berharga milik majikannya,” kata Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara di Mapolres Cimahi, Kota Cimahi, Jawa Barat, Senin (3/9/2018).

Perburuan dua pelaku tersebut bermula saat polisi mendapat laporan dari korban yang bermukim di Jalan Cihanjuang Cibaligo, RT 3 RW 1, Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Korban mengaku mempekerjakan Joy dan Seni selama enam bulan.

Kepada polisi, korban melaporkan kehilangan empat gelang emas dengan berat 80 gram, empat cincin emas seberat 30 gram, empat jam tangan, dan empat unit handphone.

Korban curiga pelakunya suami-istri tersebut lantaran tiba-tiba minggat.

Polisi menangkap Seni di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 18 Agustus 2018.

Sedangkan Joy masih diburu polisi.

Pelaku mengakui perbuatannya menggondol emas dan barang berharga lainnya di rumah korban.

“Emas 110 gram itu dijual senilai 60 juta rupiah, uangnya sudah dibelikan barang-barang rumah tangga dan sepeda motor,” ujar AKBP Rusdy.

Seni mengaku sudah sering mencuri di wilayah hukum Polres Cimahi.

Modusnya berkedok sebagai pembantu rumah tangga.

“Kami sedang kembangkan barangkali ada TKP lain yang dilakukan oleh dua pelaku,” ucap AKBP Rusdy.

Kini wanita berambut panjang itu diganjar Pasal 363 ayat 1 KUHP yang ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara.

“Kami menghimbau kepada warga untuk waspada pada orang yang baru dikenal.

Apalagi memperkerjakan orang yang belum terlalu dikenal,” tutur AKBP Rusdy. (H A Muthallib)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS