336419 KALI DIBACA

Pekerjaan Peningkatan Jaringan Irigasi Jambo Reuhat Di Gampong Dama Pulo Diduga Asal Jadi.

Pekerjaan Peningkatan Jaringan Irigasi Jambo Reuhat Di Gampong Dama Pulo Diduga Asal Jadi.
example banner

Aceh Timur I Realitas – Pekerjaan Peningkatan Jaringan Irigasi D.I.Jambo Reuhat sambungan jaringan Irigasi yang dibangun Dusun Buket Syahid gampong Dama Pulo Kecamatan Idi Raiyeuk Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh, terkesan tidak serius sebuah proyek seperti tidak ada yang mengawasi pekerjaan tersebut hal ini disampaikan oleh salah seorang warga masyarakat Paisal kepada Media ini Rabu (5/9/2018) dilokasi proyek.

Paisal menambahkan dapat dilihat pada sisi teknik pembangunan tersebut yang dikerjakan oleh salah satu Rekanan Kontraktor yang dimenangkan oleh PT. PJM, pemenang tender proyek dengan nama Proyek Lelang Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Jambo Reuhat Kabupaten Aceh Timur Sumber Dana (Otsus) Tahun Anggaran 2018.

Warga sekitar proyek jaringan Irigasi meminta tim penyidik baik dari Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Kejati Aceh, Polda Aceh, untuk segera melakukan penyelidikan kasus ini.

Semua pihak meminta penegak hukum untuk melakukan penyelidikan terhadap proyek ini sepertinya proyek ini anggaran dana dari tahun ke tahun semakin bertambah namun proyeknya pekerjaan tidak seperti yang diharapkan oleh masyarakat di daerah ini, ujar kalangan tokoh masyarakat di Aceh Timur yang menghubungi Redaksi Media Realitas.

Wartawan Media ini yang langsung melakukan Investigasi kelapangan Rabu (5/9/2018) menemukan beberapa kejanggalan di proyek tersebut.

Kategori  Pekerjaan Konstruksi 
Instansi   Pemerintah Daerah Provinsi Aceh

Satker Dinas Pengairan Aceh dengan nilai yang fantastis dengan pagu sebesar Rp 4.566.000.000,00 Miliar Rupiah yang dimenangkan oleh Pemenang PT.Phonna Jaya Murfico beralamat di jalan Listrik Lorong Tgk Gadeng No.56 Gampong Hagu Selatan Kecamatan Banda Sakti Lhokseumawe Kota Provinsi Aceh dengan Harga Penawaran Rp 3.881.240.000,00 Miliar Rupiah dikerjakan Asal jadi hal ini masyarakat sangat kecewa melihat pembangunan sebuah Proyek dikerjakan seperti tidak memiliki teknik alias Amburadul, belum lagi soal uji kelayakan apakah bangunan tersebut mempunyai kualitas atau tidak, karena melihat dari pengecoran adukan semen dengan material tersebut juga tidak dengan moler,(Secara manual) hal ini sangat berdampak kepada ketahanan sebuah bangunan demikian ungkapnya.

Ketua Perwakilan Aceh Timur Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Tgk Indra.SH yang turun langsung ke lapangan untuk melihat Proyek yang dikerjakan oleh pihak rekanan yang sebelumnya juga telah menerima laporan dari warga Masyarakat Gampong tersebut mengatakan bahwa pengerjaan seperti itu sangat tidak layak, maka kita meminta kepada Instansi Aparat penegak hukum untuk segera turun tangan dalam hal ini, untuk memeriksa apakah bangunan yang dikerjakan tersebut sudah sesuai dengan perencanaan, ujar Tgk Indra.

Tgk Indra lanjut menyebutkan padahal kita tahu bahwa Anggaran Dana Otsus yang dikucurkan oleh Pemerintah Aceh untuk Peningkatan Jaringan Irigasi D.I.Jambo Reuhat tergolong Besar, dan ketika kita melihat dilapangan kok seperti ini dikerjakan, belum lagi plang proyek juga tidak ada, jadi kita berharap agar pembangunan dikerjakan dengan baik sehingga masyarakat tidak kecewa dengan pekerjaan tersebut, ujarnya.

Kita sangat kecewa dan masyarakat sekitar juga sudah melaporkan kepada YARA Perwakilan Aceh Timur, kami akan menindak lanjut kasus ini segera kita laporkan kepada penegak hukum untuk dilakukan mengemudikan terhadap proyek yang di duga dibangun asal jadi, masyarakat sekitar kita minta juga untuk menguasai semua proyek yang di bangun menggunakan uang negara, uang negara itu adalah uang rakyat makanya rakyat berhak melakukan pengawasan dilapangan, tutup Tgk Indra SH yang juga salah seorang pengacara muda di Aceh Timur.

Saat ditemui Media ini dilokasi proyek penanggungjawab pekerjaan tersebut Iwan mengatakan bahwa pihaknya dari Rekanan PT.Phona Jaya Murfico menjawab beberapa pertanyaan dari Media ini, bahwa pekerjaan ini sudah sesuai dengan perencanaan, dan pekerjaan tersebut juga kita cor katanya, dan Konsultan pengawas juga hadir tiap hari dan menurutnya tidak ada yang salah dengan pekerjaan tersebut, ujar Iwan.

Saat dikonfirmasi Media kepada Satker PPTK Provinsi Aceh yang dihubungi melalui telepon selulernya Muna mengatakan terkait dengan pengerjaan Peningkatan jaringan Irigasi D.I Jambo Reuhat yang dikerjakan oleh PT.Phonna Jaya Murfico akan segera kita tegur Rekanan Kontraktor katanya seraya berterima kasih atas informasinya demikian ujarnya singkat.

(Hasbi Abubakar)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS