40219 KALI DIBACA

Mewakili Aceh, Wabup Lepas Kontingen Pramuka Abdya Ke Sulteng

Mewakili Aceh, Wabup Lepas Kontingen Pramuka Abdya Ke Sulteng
Foto: Realitas/Syahrizal Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT (kanan) menyerahkan bendera kontingen saat pelepasan perwakilan Kwarcab Pramuka Abdya ke Kayu Bura, Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (13/9/2018) di pendopo Wabup setempat.
example banner

Blangpidie | Realitas – Wakil Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Muslizar MT, Kamis (13/9) melepas keberangkatan kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka kabupaten setempat ke bumi perkemahan di Kayu Bura, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Keberangkatan perwakilan kontingen yang berjumlah delapan penggalang itu, dalam rangka ajang perkemahan budaya yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT usai melepas peserta mengatakan, kesempatan ini jangan disia-siakan.

Sebab, keberangkatan perwakilan Kwarcab Pramuka Abdya ke Kayu Bura, Provinsi Sulawesi Tengah tidak hanya mewakili Abdya, namun juga mewakili Aceh dalam ajang tingkat nasional.

“Momen ini adalah suatu perhargaan untuk Abdya. Tampilkan yang terbaik guna mendapatkan hasil yang maksimal,” paparnya disela pelepasan kontingen di pendopo Wakil Bupati Abdya.

Selama kegiatan berlangsung, lanjut Ketua Kwarcab Pramuka Abdya itu, para peserta tetap harus menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan seimbang.

Gerakan Pramuka sebagai pilar pendidikan kaum muda, dituntut untuk dapat lebih berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Akan hal itu, ajang kemah budaya ini salah satu upaya dalam membangkitkan semangat generasi penerus terutama dalam hal mempertahankan ciri dan khas daerah.

Sementara itu, Husaini Rahman selaku ketua kontingen mengatakan, peserta yang ikut dalam ajang kemah budaya ini seluruhnya perempuan, dengan jumlah 8 delapan orang.

Mereka akan mewakili Aceh serta ditambah dengan peserta laki-laki dari Lhokseumawe.

Kemah budaya ini merupakan tingkat penggalang dengan kisaran umur pesert dari 11 sampai 16 tahun atau setingkat SMP.

Dalam ajang itu nantinya, mereka akan menampilkan kesenian daerah seperti tarian ratep meuseukat, salawat, merangkai sirih, ragam jenis makanan khas Aceh, anyaman dan lainnya.

“Doakan kami agar mampu meraih prestasi terbaik disana nanti,” tuturnya singkat. (Syahrizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS