50419 KALI DIBACA

Ketua FPRM : Pemerintah Ambil Langkah Tegas Hentikan Operasional Galian C

Ketua FPRM : Pemerintah Ambil Langkah Tegas Hentikan Operasional Galian C
example banner

Aceh Timur I Realitas – Ketua FPRM : Pemerintah Ambil Langkah Tegas Hentikan Operasional Galian C

Ketua LSM Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) meminta kepada pemerintah Aceh timur untuk segera mengambil langkah tegas kepada para pelaku bisnis Ilegal Galian C yang masih marak terjadi di Aceh timur, hal ini diungkapkan oleh Nasruddin kepada media ini Sabtu (29/09/2018).

“Apabila tidak dihentikan maka sangat berpengaruh pada lingkungan hidup yang mengakibatkan abrasi, dalam hal ini juga pemerintah Aceh timur sudah pasti mengalami Kerugian secara pemasukan daerah, dimana Pemerintah jangan sampai kalah dengan para cukong cukong ilegal/pelaku bisnis yang tidak mengantongi izin resmi dari pemerintah Aceh,”ujar Nasruddin.

“Hal seperti ini sangat disayangkan apabila persoalan ini terus dibiarkan dikhawatirkan akan terjadi bencana alam, lebih lanjut pemerintah serta masyarakat secara tidak langsung Aceh Timur itu sendiri yang rugi,”tambahnya.

“Kepada Penegak Hukum diminta tidak tebang pilih (Persuasif)dalam menegakkan supremasi hukum di Republik ini, sangat Ironis bila sebuah perusahaan telah lama beroperasi namun pemerintah Aceh tidak tahu Hal selama ini terjadi,”demikian ungkapnya.

Sebelumnya media ini juga sudah menayangkan bahwa Perusahaan PT.Selaras Mandiri Sejahtera diduga Mengambil Galian C Secara Ilegal.

Hal ini sangat meresahkan warga sekitar, dimana pengerjaan dilakukan oleh Perusahaan tersebut dimalam hari.

“Kami merasa tidak nyaman selain pekerjaan penggilingan yang dilakukan pada malam hari, yang membuat kami tidak bisa tidur serta terganggu dengan suara bising,lagian debu yang disebabkan oleh mesin pengilingan tersebut juga lumayan banyak, bisa di lihat dari jarak terdekat debu didinding rumah terdekat dengan lokasi tersebut, pengambilan batu tersebut juga di ambil di Desa Alue Ie Mirah Dusun Buket Kreut,dan Dusun Pasi Tinggi di Desa Pante labu Kecamtan Pante Bidari,”ungkap salah seorang warga desa alue ie mirah yang enggan disebutkan namanya.

“Untuk pasir memang dibeli dari masyarakat sekitar, terkait dengan batu cora didatangkan dari Bireun dan baru diolah dipicin plant sementara itu untuk galian c kita tidak memiliki izin, jadi kita tidak mengambil galian c sesuai dengan dugaan masyarakat selama ini demikian ujar M.yanis,”ujar M.Yanis ADM lapangan PT.Selaras Mandiri Sejahtera melalui telepon selulernya.

Saat dikonfirmasi oleh media ini melalui Telepon selulernya Kepala Dinas Penaman modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (PPT) Kabupaten Aceh Timur T.Reza Rizki mengatakan dirinya saat ini sedang berada dijakarta sehingga diarahkan kepada sektarisnya, selanjutnya media ini menemui sektarisnya Muhammad Faisal.SP/KEL.

“PT.Selaras Mandiri Sejahtera Belum pernah mengeluarkan Rekomendasi Tata ruang Pemda Aceh Timur apalagi Izin Galian c, sekiranya tata ruang belum beres sudah tentu izin galian c lebih tidak beres setidaknya Penataan tata ruang harus diaceh Timur dulu katanya Baru selanjutnya pengurusan diprovinsi,”demikian jelas Muhammad Faisal.SP/KEL,(Hasbi Abubakar/Ade).

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS