30019 KALI DIBACA

Korban Pengeroyokan Di Blitar Angga Prasetyo Dikabarkan Dalam Kondisi Kritis

Korban Pengeroyokan Di Blitar Angga Prasetyo Dikabarkan Dalam Kondisi Kritis
Bongkahan tembok yang digunakan pelaku untuk memukul kepala korban. (Foto: Erliana Riady)
example banner

Blitar | Realitas – Pelajar yang menjadi korban pengeroyokan 5 orang dewasa di Blitar, Angga Prasetyo (17) dikabarkan dalam kondisi kritis.

Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani perawatan di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

Dari keterangan tim medis RSUD Mardi Waluyo, akibat pengeroyokan tersebut, tengkorak Angga mengalami retak.

“Keterangan tim medis, tengkorak korban retak.

Jari tangan kirinya putus,” ungkap Kasatreskrim Polresta Blitar, AKP Heri Sugiono di Mapolresta Blitar, Jumat (22/6/2018).

Korban, lanjut Heri, mengalami luka parah di bagian kepala akibat hantaman bongkahan tembok.

Ditambah lagi kepala korban juga sempat terbentur tembok saat dipukul dengan gitar pelaku.

“Karena tersinggung dipelototi korban, Suryono yang pertama memukul korban dengan gitar hingga kepala korban terbentur tembok.

Korban lalu membalas, Lalu Lufna memukul kening korban dan membantingnya hingga jatuh,” beber Heri.

Pengaruh miras disebut Heri membuat para pelaku makin beringas menyerang korban.

Bukannya berhenti, tahu korban jatuh, dua pelaku lain malah ikut menendangnya.

“Lalu Yon (DPO) malah mengambil bongkahan tembok dan melemparnya ke arah kepala korban.

Bongkahan tembok sampai pecah dan kepala korban berdarah.

Namun korban masih mau berdiri, Saat itulah, Lufna kembali menghantam korban dengan bongkahan tembok lagi.

Korban dalam posisi terduduk, masih terus dihajar para pelaku hingga datang warga sekitar yang melerainya,” lanjutnya.

Begitu aksi pengeroyokan itu dihentikan, kelima pelaku pergi begitu saja, sementara korban langsung dievakuasi warga ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke polisi. (dc/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS