42019 KALI DIBACA

Tim Pegasus Polrestabes Medan, 3 Hari Beraksi 8 Pelaku Kriminal Sudah Ditangkap

Tim Pegasus Polrestabes Medan, 3 Hari Beraksi 8 Pelaku Kriminal Sudah Ditangkap
example banner

Sumatera Utara | Realitas – Polrestabes Medan membentuk Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus), untuk meningkatkan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat, khususnya pengguna jalan dan pengendara.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, resmi membentuk tim tersebut, Sabtu (26/5/2018) kemarin.

Selain kesiapan mengantisipasi adanya gangguan-gangguan khusus, tugas utama Tim Pegasus adalah memberantas 3C (Curas, Curan dan Curanmor).

Baru tiga hari bertugas, Tim Pegasus sudah menunjukan kinerjanya dengan keberhasilan mengamankan 8 terduga pelaku tindak kriminal dan narkotika dari berbagai lokasi.

Selain itu, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti, di antaranya, 20 unit kreta dan narkotika jenis sabu serta ganja.

Kapolrestabes Medan, melalui Kasat Reskrim, AKBP Putu Yudha Prawira dalam keterangannya, Rabu (30/5/2018) menjelaskan, 8 pelaku kejahatan yang diamankan terdiri dari, 3 pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas), 2 pelaku penadah sepeda motor serta 3 pembawa narkotika jenis sabu dan ganja.

“Sesuai arahan Kapolrestabes Medan untuk mengatasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pada 28 Mei 2018 dibentuk Tim Pegasus.

Tim ini terdiri dari 29 grup yang berasal dari personel Reskrim Polrestabes Medan dan polsek sejajaran.

Dengan jumlah total personel 174 orang,” urainya.

Lebih jauh, sistem operasional yang dijalankan adalah sistem hunting.

Berpatroli di daerah-daerah rawan kejahatan 3 C/Pencurian dengan Pemberatan(Curan), Pencurian Dengan Kekerasan (Curas) dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor).

Melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang dicurigai dengan cara memeriksa kedaraan dan tubuh. Petugas mengamankan beberapa terduga pelaku kriminal di salah satu rumah.

Operasi Pegasus, sambung Kasat, akan dilakukan rutin setiap hari dengan waktu yang berubah-ubah.

Hal ini untuk mengantisipasi pergerakan agar tidak mudaj terbaca oleh para pelaku kejahatan 3C.

“Oleh sebab itu, untuk para pelaku 3C, jangan coba-coba beraksi di wilayah hukum Kota Medan, karena pasti akan berhadapan dengan Tim Pegasus.

Jangan cemas… tim Pegasus ada di Medan,” tegasnya. (trb/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS