41219 KALI DIBACA

Polres Ponorogo Tangkap Komplotan Pelaku Illegal Logging Tebang Pohon Perhutani

Polres Ponorogo Tangkap Komplotan Pelaku Illegal Logging Tebang Pohon Perhutani
example banner

Ponorogo I Realitas – 8 Pelaku illegal logging ditangkap polisi. Mereka kedapatan memotong dua batang pohon sono milik Perhutani KRPH Bonrang di Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek, Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo.

Ke-8 pelaku yakni Parman (64), Musni (39), Paitno (36), Soimin (52), Katemun (51), Tunai (31), Suminto (45) dan Yubari (45), warga Kabupaten Ponorogo.

“Awalnya kecurigaan warga ada truk yang sering bolak balik di wilayah Perhutani,” tutur Kapolres Ponorogo AKBP Radiant, Kamis (24/5/2018).

Truk dengan nopol AE 8986 ND, jelas Kapolres, sering mondar mandir dan kedapatan membawa kayu sono.

Usai ditangkap, ke-8 pelaku tersebut ternyata berkomplot.

“Jadi ada yang bertugas jaga truk, menggergaji kayu, mengangkut kayu dan ada yang jadi sopir,” terang AKBP Radiant.

Menurut AKBP Radiant, dari hasil illegal logging tersebut kayu sono akan dijual di salah satu pasar di Trenggalek.

“Dari dua batang yang ditebang, hasilnya ada 9 potong kayu yang diangkut menggunakan truk,” papar AKBP Radiant.

Menariknya, meski pohon yang ditebang berukuran besar, para pelaku ini masih menggunakan alat manual, seperti kapak dan gergaji.

“Mereka memang sengaja tidak menggunakan mesin demi menghindari kecurigaan warga,” tukas AKBP Radiant.

Sementara para pelaku saat ini diamankan di Polres Ponorogo. Mereka dijerat pasal 12 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantan pengerusakan hutan dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun dan uang paling banyak Rp 2,5 M.

“Barang bukti yang kami amankan ada kayu sono 9 potong, gergaji esek, kapak serta truk,” pungkas AKBP Radiant.
( H A Muthallib )

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS