83619 KALI DIBACA

Lantai Jembatan Rubek Rusak, Lalulintas Warga Di Abdya Terganggu

Lantai Jembatan Rubek Rusak, Lalulintas Warga Di Abdya Terganggu
Foto: Realitas/Syahrizal Lantai jembatan di Desa Rubek Meupayong, Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya terlihat mengulupas dan berlobang, Kamis (24/5)
example banner

Blangpidie | Realitas – Jembatan dengan panjang sekitar 30 meter di Desa Rubek Meupayong, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dilaporkan mulai terlihat rusak.

Warga yang akan melintasi jembatan itu harus berhati-hati karena bisa menimbulkan kecelakaan fatal.

Jasmi, seorang pengendara yang tengah manaiki jembatan Rubek, Kamis (24/5/2018) mengaku sudah sering melintasi jembatan tersebut.

Bahkan, dirinya sempat dua kali terjatuh di atas jembatan karena lubang yang ada di lantai jembatan nyaris tidak terlihat.

“Kalau dari kejauhan, sepintas lubang diatas badan jembatan tidak terlihat sama sekali.

Begitu kita sampai di atasnya, baru lubang-lubang itu akan nampak,” ungkapnya.

Tak hanya dirinya, kerabat Jasmi yang hampir tiap waktu melintasi jembatan itu juga pernah terperosok kedalam lubang dengan rata-rata kedalaman antara 2-3 centimeter.

“Kami aja yang sudah sering melintas, pernah terjatuh.

Bayangkan, kalau ada warga luar yang serta merta melaju dengan kecepatan tinggi pasti akan terpental,” tuturnya.

Untuk itu, Jasmi berharap, jembatan Rubek bisa segera direhab.

Paling tidak, lantai jembatan yang sudah mengelupas dan berbentuk lubang serta bergolombang dapat segera diperbaiki oleh instansi terkait.

Dimana, ada sekitar ribuan warga yang sering menggunakan akses jembatan Rubek untuk menyeberang.

Baik kendaraan roda dua, tiga bahkan roda empat juga truk sekalipun kerap melintasi jembatan tersebut.

“Kalau tidak tertangani, lubang pada lantai jembatan akan semakin membesar. Sehingga akan banyak kendaraan yang terperosok, ditambah lagin usia jembatan itu juga sudah lama,” sebut Jasmi lebih lanjut.

Terkait hal itu, Kabid Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Abdya, Muhibbuddin ST yang dihubungi wartawan mengatakan, kalau jembatan tersebut sudah pernah direncanakan untuk direhap.

Bahkan, pihaknya sudah turun lansung kelokasi untuk melakukan pengecekan.

“Dengan laporan dari masyarakat, kita sudah turun kelokasi untuk melihat separah apa kondisi jembatan tersebut.

Kita juga sudah pernah mengusulkan untuk melakukan perbaikan, namun tergantung dengan anggaran yang tersedia dalam tahun lalu,” ujarnya.

Muhib menjelaskan, lubang-lubang kecil yang ada di atas badan jembatan tidak mempengaruhi kekuatan kontruksi jembatan.

Bahkan jembatan itu, masih dikategorikan kokoh untuk tempo waktu yang cukup lama.

“Untuk lantai jembatan, kita berwacana akan melapisinya dengan aspal.

Sehingga, permukaan lantai akan rata kembali dan warga tidak perlu kuwatir lagi untuk melintasi jembatan itu.

Insya Allah akan segera ditindaklanjuti,” demikian singkatnya. (Syahrizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS