74619 KALI DIBACA

Mayat Perempuan Berjilbab Lebar Ditemukan

Mayat Perempuan Berjilbab Lebar Ditemukan
example banner

KEDIRI | MEDIA REALITAS- Warga Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang tergeletak di pinggir jalan desa, bersebelahan dengan masjid desa. Mayat perempuan itu ditemukan tanpa identitas.

Juwito (50) selaku petugas Linmas desa setempat mengaku, sekitar pukul 17.30 WIB dirinya mendapat laporan dari warga tentang adanya mayat seseorang yang terbaring di pinggir jalan.

“Saya tadi mendapat laporan dari warga bahwa ada jenasah di pinggir jalan. Jenazahnya seorang perempua dengan jilbab hitam,” ujar Juwito kepada detikcom di lokasi, Kamis (4/1/2017)

Berdasarkan keterangan Juwito, ada yang aneh terhadap kondisi mayat. Kondisi baju dan tubuh mayat hanya sedikit basah. Padahal saat mayat ditemukan, kondisinya sedang hujan deras.

“Kondisi nya nggak begitu basah, padahal hujan deras,” imbuh Juwito.

Ternyata warga baru menyadari belakangan jika mayat tersebut tertutupi payung yang diletakkan di sampingnya. Payung itulah yang membuat pakaian mayat tidak begitu basah. Mayat perempuan itu mempunyai ciri-ciri mengenakan baju hitam, jilbab hitam berukuran besar dan lebar lengkap dengan cadar yang menutupi wajah, bercelana hitam dan kaos kaki warna ungu, cadar itu membuat wajah korban tak dapat terlihat jelas.

Juwito menambahkan, pada tubuh korban juga ditemukan secarik kertas berisian pesan. Kertas itu juga tak turut basah karena terlindungi payung di samping mayat. Isi pesan itu adalah agar mayat diurus secara islami.

Tulisan pada secarik kertas tersebut adalah ‘Maaf, mohon dirawat sesuai syariat Islam dan jangan cari tahu sp saya’.

“Yaa itu, ada pesan agar diurus sesuai syariat Islam dan mohon maaf serta jangan cari tahu siapa korban yang meninggal tersebut, serta ada payung yang berada disamping jasad, tapi sudah dibawa pak polisi,” kata Juwito.

Terkait penemuan mayat perempuan tak beridentitas itu, Kasatreskrim Polres Kediri AKP. Hanif Fatih menjelaskan, pihaknya langsung mengerahkan tim opsnal khusus untuk menyelidiki penemuan jasad itu, terutama terkait identitas serta penyebab kematiannya.

“Saya dan anggota opsnal langsung menyelidiki kasus ini, terutama terkait identitas korban serta penyebab kematiannya,” ucap Hanif saat dihubungi detikcom melalui telepon genggamnya.

Berdasar pantauan detikcom di lokasi penemuan jasad, polisi dan tim identifikasi Polres Kediri terlihat mengamankan payung serta kertas putih yang tertera pesan yang menempel pada jasad korban.

“Tolong beri kami waktu untuk menyelidiki kasus ini, korban juga sudah berada di RS Bhayangkara Kota Kediri untuk menjalani pemeriksaan penyebab pasti kematian,” tegas Hanif. (dtc)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS