542819 KALI DIBACA

Adi Maros : Kadis PU Aceh Timur Berpotensi Jadi Maling

Adi Maros : Kadis PU Aceh Timur Berpotensi Jadi Maling
Direktur Ekesekutif Aceh Human Foundation (AHF) Abdul Hadi Abidin yang akrab disapa Adi Maros
example banner

LANGSA – ACEH I MEDIA REALITAS – Sikap dan gerak-gerik Kadis PU Aceh Timur  Mahyuddin alias Mahyed, yang sering berkantor secara ilegal di Gudang  milik Kontraktor, telah mengundang kecurigaan berbagai pihak. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka Mahyed berpotensi menjadi maling. Sebab, yang bersangkutan bisa dengan mudah menjual dokumen negara terutama dokumen Pelelangan Umum  berbagai Pekerjaan Pembangunan di Aceh Timur, kepada pihak ketiga yang menjadi konco nya.

Direktur Ekesekutif Aceh Human Foundation (AHF) Abdul Hadi Abidin yang akrab disapa Adi Maros, kepada Media Realitas, Kamis (11/1), mengatakan dari cara kerja dan gerak geriknya, sudah bisa dipasikan jika Kadis PU Aceh Timur Mahyuddin punya potensi menjadi seorang maling atau pencuri. Apalagi jika di lihat track record  Mahyed  sejak menjabat Kadis PU Aceh Timur, begitu banyak  proyek pembangunan di Aceh Timur bernilai puluhan hingga ratusan milyar rupiah, terbengkalai dan bermasalah. Sementara anggaran proyek pembangunan tersebut yang notabene nya uang milik rakyat, ludes terkuras, kata Adi Maros.

Diungkapkannya, Sebelum menjabat Kadis PU Aceh Timur, Mahyed juga meninggalkan banyak masalah ketika yang bersangkutan menjabat sebagai Kadis PU Kota Langsa. Disebut-sebut dengan cara persekutuan jahat, saat itu Mahyed sukses memindahkan lokasi proyek pembangunan bronjong sungai Langsa ke tempat lain, yang diduga menelan kerugian negara milyaran rupiah. Sementara kalangan DPRA ketika itu tidak mengetahui dan tidak menyetujui pemindahan proyek tersebut.

Karenanya, Adi Maros mengatakan pihaknya tak heran dan siapapun tahu jika Mahyed rutin berkantor secara ilegal di gudang-gudang milik kontraktor yang menjadi konconya. Sebab, potensi menjadi seorang maling memang sudah terlihat dari sikap dan prilaku serta cara kerja Kadis PU Aceh Timur itu, ujarnya.

Yang lebih mengherankan, lanjut Adi Maros, mereka (Mahyed dan kontraktor yang menjadi konconya), sudah tidak punya malu lagi dengan berbagai pemberitaan yang diungkapkan media terkait sepak terjang mereka yang menyimpang. Apapun yang diberitakan oleh media, mereka tidak perduli yang penting persekutuan jahat diantara mereka untuk mengeruk keuntungan pribadi atas uang rakyat bisa terus dijalankannya.”Mereka (Mahyed dan kontraktor yang menjadi konconya) tidak punya malu lagi dan seolah-olah sudah kebal dengan berbagai pemberitaan media. Tentu dibelakang mereka punya becking baik dari unsur pimpinan Mahyed itu sendiri maupun becking pihak lain,” katanya.

Pada bagian lain, Adi Maros mengharapkan kepada pihak berwenang yang masih peduli terhadap nasib rakyat Aceh Timur, agar segera mengusut tuntas berbagai penyimpangan keuangan, penyalahgunaan kekuasaan, serta ketimpangan pembangunan lainnya di Aceh Timur. Sehingga hukum bisa ditegakkan dan hukum juga akan kembali menjadi Panglima di Aceh Timur, demikian Adi Maros.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,   Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Aceh Timur Mahyuddin, diaporkan telah lama “Berkantor” di beberapa gudang milik kontraktor yang selama ini menjadi rekan bisnisnya. Gudang pengusaha yang bergerak dibidang jasa konstruksi itu, terletak di seputaran Jl Majid Ibrahim Gampong Matang Seulimeng Kota Langsa dan sebuah gudang lain yang terletak di Kawasan Idi Aceh Timur.

Berdasarkan laporan yang diterima Media Realitas, Kepala Dinas PU Aceh Timur Mahyuddin sangat jarang terlihat berada di kantor resmi nya yaitu di pusat pemerintahan Aceh Timur kawasan Kecamatan Peudawa Aceh Timur. Yang bersangkuan diketahui sering berada di beberapa gudang milik  kontraktor yang terletak di Idi Aceh Timur dan di  Kota Langsa, dalam menjalankan tugasnya terutama saat  anggaran pemerintahan berjalan. Gudang-gudang milik kontraktor yang diduga sebagai mitra penting bisnis nya itu,  telah disulap sedemikian rupa, sehingga menjadi “kantor bayangan”  yang representatif bagi sang Kepala Dinas.

Ruang Kepala Dinas PU Kabupaten Aceh Timur selama dalam keadaan kosong

Sementara itu Kadis Dinas PU Aceh Timur Mahyuddin hingga saat ini juga belum berhasil ditemui untuk diminta konfirmasi dan klarifikasinya, terkait tidak pernah masuk kantor yang bersangkutan selama ini. Bahkan ketika didatangi  media ini ke Kantornya, Kamis (11/1),  pegawai Dinas PU Aceh Timur mengatakan sejak pagi hingga saat berita ini ditayangkan, Kadis PU Aceh Timur Mahyuddin tidak kelihatan di kantornya. “Kami sebagai pegawai Dinas PU saja kesulitan menemui Kadis kami yang selama ini sibuk diluar.,” ujar beberapa pegawai Dinas PU tersebut.(ZAL)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS