152619 KALI DIBACA

Pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Selatan Antusias Lakukan Test Urine

Pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Selatan Antusias Lakukan Test Urine
Dokter BNNK Aceh Selatan, Mutia Ilona disaksikan Kepala BNNK Nuzulian saat memeriksa urine para Pegawai lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Selatan. MEDIA REALITAS/ZULMAS
example banner

Tapaktuan |Media Realitas- Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tenaga honorer lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Aceh Selatan dites urine, guna mencegah peredaran narkoba yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Aceh Selatan, Senin (20/11-2017).

Meunrut amatan Media Realitas, sekira pukul 10.00 WIB, seluruh PNS dan honorer sangat antusias menjalani tes urine terhadap masing-masing PNS/Honorer, jumlahnya sekitar 56 orang dari 61 personil jumlah pegawai di Dinas tersebut. Jumlah itu berasal dari lingkup Dinas Kelautan dan Perikanan, termasuk BBI dan pegawai di PPI dan lima personil yang tidak hadir disebutkan karena cuti, sakit serta sedang dinas luar, kata sumber di Dinas Kelautan dan Perikatanan setempat.

Kepala BNNK Aceh Selatan Nuzulian, S.Sos mengatakan pelaksanaan tes urine ini dilaksanakan atas permintaan DKP melalui surat resmi ke BNNK. “ Kami hanya memfasilitasi, alat testnya disediakan oleh Dinas yang bersangkutan,” katanya disela-sela proses pemeriksaan urine PNS dikantor DKP AcehSelatan, Jalan. TR. Angkasa Tapaktuan.

“Kami saat ini menunggu surat formal dari SKPK bersangkutan untuk pelaksanaannya,” ujarnya Nuzulian, S. Sos.

Menurut Nuzulian, beberapa SKPK dilingkungan Setdakab Aceh Selatan juga telah memberitahukan secara lisan untuk dilakukan test urine terhadap PNS yang berkerja dilingkungannya masing-masing sebagaimana intruksi Buipati Aceh Selatan, HT Sama Indra, SH bahwa PNS lingkup Setdakab Aceh Selatan seleuruhnya harus menjalani pemeriksaan urine.

Lebih lanjut dikatakan, BNNK akan melakukan langkah-langkah khusus jika ada PNS maupun honorer yang terindikasi positif. Langkah pertama, BNNK akan melakukan assessment oleh dokter BNNK dengan tujuan untuk memastikan positif karena pakai narkoba atau mengkonsumsi obat dari dokter.

Nuzulian mengungkapkan nantinya, jika dari hasil assessment diketahui merupakan penyalahgunaan narkoba, BNNK akan memberikan rekomendasi berupa rehabilitasi. “Rehabilitasi itu sendiri terbagi dalam dua metode. Rehabilitasi rawat jalan untuk yang katagori ringan bisa dilakukan di Klinik BNNK Aceh Selatan di Gampong Hulu Tapaktuan. Sedangkan rawat inap nanti di balai besar milik BNN,” tuturnya seraya menjelaskan seluruh hasil tes tetap diserahkan kepada pimpinan SKPD bersangkutan.(MR.ZUL).

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS