166819 KALI DIBACA

PASIEN RUMAH SAKIT KOMPLIN KURANGNYA PELAYANAN RUMAH SAKIT UMUM RYACUDU KOTABUMI.

PASIEN RUMAH SAKIT KOMPLIN KURANGNYA PELAYANAN RUMAH SAKIT UMUM RYACUDU KOTABUMI.
example banner

KOTABUMI | Media Realitas-Diharapkan kepada direktur RSu Ryacudu indra berserta kepala dinas kesehatan Maya metissa Kabupaten lampung utara(Lampura)agar dapat segera menyikapi persoalan tersebut, sesuai dengan program pemerintah pusat dan daerah berobat gratis dan pelayanan prima, hal seperti ini bakal merusak nama baik pemerintah daerah.Senin (27/11/2017)Rumah Sakit umum mayjend Ryacudu kembali dipersoal oleh keluarga pasien,yang saat ini sedang rawat inap. ketika mengambil obat/menebus di apotik rumah sakit setempat, antrian berdesak-desakan mencapai ratusan orang. sehinga keluarga pasien sangat kesal ketika mengambil obat yang sudah diberi resep oleh dokter.

Sehinga banyak menuai keluhan dari berbagai kalangan keluarga pasien rumah sakit setempat bahkan tidak jarang meraka merasa kesal dengan pelayanan yang kurang memuaskan dari pihak rumah sakit, puluhan keluarga pasien rawat inap yang dari pagi sudah antri sampai pukul 11 siang belum mendapat obat.Alirosidi (41)Warga kota alam kecamatan kota bumi swlatan Salah satu keluarga pasien keluhkan pelayanan pengambilan obat di apotik RS umum mayjend ryacudu.

Ibu saya dirawat di vip A. awal nya mengalami bengkak pada kaki, ketika berobat di RS ini dinyatakan harus dirawat menurut keterangan dokter penyebab kaki nya bengkak dikarnakan jantung yang bermasalah, dan harus dirawat,orang tua saya sudah empat hari dirawat setiap pengambilan obat selalu anteri selama 4-5 jam lama antrian, bagai mana jika obat sudah dibutuhkan pasien untuk di minum seperti impus jika sudah habis sementara anterian masih panjang mendapat no 100 lebih bisa-bisa sore mendapatkan obat,”ujar Ali.

Jika tidak percaya tanya sendiri pak sama yang antrian, semua keluhkan pelayanan apotik. bahkan tadi ada yang sempat marah-marah dari keluarga pasien dikarnakan selain panik dengan ke adaan keluarga nya yang dirawat iya merasa kesal dengan pelayanan apotik RS ini wajar saja iya marah dikarnakan yang ada disini pasti orang yang lagi dapat musibah pasti nya keluarga mereka sakit yang mengurus pula pasti kurang tidur dan makan mandi tidak teratur tau sendri bagai mana jika di RS.

Harapan besar kami kepada pemerintah pusat dan daerah agar segera bertindak mencari solusi dalam permasalahan apotik RS. mayjend ryacudu,”ujarnya.

Ketika ditemui diruangan nya, dedi humas RS. umum mayjend ryacudu sedang tidak ada ditempat, sampai berita ini dilansir masih belum bisa dikompirmasi baik dikantor dan via henpon : 0852672798xx.(Rama/ Mashur)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS