40919 KALI DIBACA

Mahasiswa Miskin atau Yang tidak Mampu Tetap Bisa Kuliah UKT

Mahasiswa Miskin atau Yang tidak Mampu Tetap Bisa Kuliah UKT
example banner

Meulaboh Aceh Barat I Media Realitas -Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir bagi mahasiswa yang miskin atau tidak mampu tetap bisa menikmati pendidikan di berbagai perguruan tinggi dam universitas melalui penerapan Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Hal tersebut disampaikan Menteri saat berkunjung ke Universitas Teuku Umar (UTU) di Meulaboh, Aceh Barat Provinsi Acah Minggu (05/11/ 2017).

“Kalau ada perguruan tinggi yang memungut biaya kuliah di atas ketentuan yang berlaku, maka Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) akan dikurangi, dan pelaku akan di tindak tegas ” ujar Menristekdikti.

Lebih lanjut Menristek menyebutkab BOPTN adalah subsidi yang diberikan pemerintah pada PTN setiap tahun. Pemerintah juga setiap tahun mengevaluasi penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT) atau subsidi biaya kuliah pada setiap mahasiswa ujar nya.

Mohamad Nasir menambahkan, UKT merupakan sistem subsidi silang, yaitu jika orang tua mahasiswa berpenghasilan miliaran rupiah per bulan, maka diwajibkan membayar SPP sebesar Rp8 juta per semester.

Tetapi jika orang tua mahasiswa yang berpenghasilan hanya Rp1 juta per bulan, maka diwajibkan membayar SPP Rp100 ribu per semester.

“Kebijakan itu diambil untuk memberikan kemudahan bagi mahasiswa kurang mampu agar dapat menikmati pendidikan lebih murah sesuai dengan kemampuannya, tanpa harus memikirkan pungutan besar ketika kuliah,” katanya

Semua PTN di Aceh harus taat aturan menteri dengan tidak memungut biaya lebih. “Kalau ada yang pungut lebih, kita berikan penalty, BOPTN nya dikurangi,” jelas Menristekdikti. ( red )

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS