121319 KALI DIBACA

LSM Gempar Aceh aspresiasi Kinerja BNN Pusat : Berhasil Tangkap Ratusan Kg Sabu-Sabu di Aceh Dalam Waktu 3 Minggu

LSM Gempar Aceh aspresiasi Kinerja BNN Pusat : Berhasil Tangkap Ratusan Kg Sabu-Sabu di Aceh Dalam Waktu 3 Minggu
example banner

Langsa Aceh I Media Realitas -Dalam Tiga Minggu operasi, Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat telah melakukan 4 kali penangkapan, pengungkapan dan pemutusan sindikat jaringan narkoba ditempat yang berbeda wilayah Provinsi Aceh.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari dalam Konferensi Pers dihalaman Mapolres Langsa kepada sejumlah wartawan media cetak dan Onlene Minggu 05/11/2017 mengatakan, dari hasil pelaksanaan tugas BNN pusat pihaknya telah melakukan penangkapan dan penyitaan Tiga jenis narkoba yang mencapai ratusan kilogram di Aceh.

Lebih lanjut dikatakan jenis narkoba yang disita antara lain adalah sabu sebanyak kurang lebih 209 kg, ekstasi warna merah 8500 butir dan jenis narkoba pil eriminevifeve 10000 butir.

BNN sudah bekerja keras dalam rangka menumpas modus operandi penyelundupan narkoba itu datang dari negara tetangga Malaysia dan berkolaborasi dengan sindikat Indonesia di Aceh dengan mengunakan kapal-kapal nelayan dari jalur laut, kemudian mereka bertemu di titik kordinat yang telah ditentukan, selanjutnya mereka melakukan transaksi di tengah laut.

Mafia narkotika melakukan transaksi di tengah laut dengan sistim ship to ship, kemudian dilakukan penangkapan oleh BNN dan Kepolisian,” ujarnya.

Disebutkannya, ada yang menarik dari modus yang mereka lakukan, sebelum pihaknya melakukan penangkapan, mereka menyembunyikan dengan cara ditanam dibawah tanah dan ditemukan sabu sebanyak 133 Kg. Kemudian ada yang lain mereka menyembunyikan dalam mobil dan menyembunyikan dengan cara ditutup dengan buah kelapa sawit.

“Di Sumatera masih menjadi jalur favorit untuk penyelundupan narkoba dan setelah itu menyebar keseluruh wilayah Indonesia dengan tujuan pemasaran keseluruh Indonesia seperti Sumut, Sumsel, Riau, Surabaya bahkan sampai ke pulau Bali,”paparnya.

Secara seporadis ia melanjutkan, para sendikat masih terus berupaya menyelundupkan narkoba keseluruh Nusantara, dan disinyalir kedepan masih ada hal-hal seperti ini. Dan diminta kepada seluruh masyarakat agar sama-sama mengantisipasi peredaran narkoba.

“Kelemahan yang mendasar adalah masih banyaknya permintaan di dalam negeri, dengan demikian kita sama-sama tahu pasti banyak pasokan dari luar untuk kebutuhan permintaan di dalam negeri.

Sementara itu Lsm GeMPAR Aceh apresiasi kerja BNN pusat yang menumpas Peredaran Narkoba yang dilakukan pihak BNN Pusat khususnya diaceh patut diapresiasi. pasalnya, ketika BNN turun tangan secara langsung dalam mengungkap jaringan narkoba,temuan dan kasusnya tidak tanggung tanggung.

Denikisn Lsm Gempar Aceh Auzir Fahlevi SH yang mengirim Relis nya kepasa media ini minggu sore (5/11/2017). Menurut auzir Kasus terbaru yang berhasil diungkap BNN adalah pengungkapan dan temuan narkoba jenis sabu sabu yang diperkirakan mencapai ratusan kilogram dan puluhan ribu pil ekstasi diaceh timur.

Temuan ini semakin menunjukkan bahwa tingkat peredaran narkoba diaceh timur cukup besar.kami mencurigai bahwa ada mafia narkoba kelas “kakap” yang memainkan transaksi narkoba jaringan internasional dan memilih aceh timur sebagai basis transaksi utama yang kemudian dimainkan kewilayah luar aceh seperti kemedan,lampung,palembang dan batam serta jakarta.

Kami memberikan apresiasi kepada pihak BNN dan memberikan dukungan sepenuhnya supaya pemberantasan dan pengungkapan jaringan narkoba ini tidak berhenti pada tersangka yang bertugas hanya sebagai kurir dan anak buah dari bos mafia narkoba,BNN harus mampu mencari dan memastikan siapa mafia utamanya.jangan yang kecil-kecil kena sikat tapi bosnya malah berkeliaran.( Red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS