91019 KALI DIBACA

Keren Habis! Ini Baru Polisi…Antar Jemput Pelajar Difabel

Keren Habis! Ini Baru Polisi…Antar Jemput Pelajar Difabel
example banner

Bojonegoro | Media Realitas – Anshori (12), pelajar Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Bojonegoro ini sejak lahir penyandang difabel. Namun, warga Desa Mayang Geneng, Kecamatan Kalitidu, tetap semangat bersekolah.

Adalah anggota Polsek Kalitidu, Aiptu Zainal Arifin yang mengantar Anshori berangkat dan pulang sekolah MI Islamiyah, berjarak 1,5 Km. Selama setahun ini Kanit Binmas Polsek Kalitidu, ini rela melakukan aktivitas antar jemput anak bungsu dari 2 bersaudara pasangan Karyo (52) dan Ny Mintri (50) tersebut.

Tak hanya mengantar di depan sekolah, Aiptu Zainal yang dikaruniai dua anak tersebut juga menggendong Anshori hingga ke bangku kelasnya. Begitu pun saat pulang sekolah, pria yang kini berusia 54 tahun itu juga menggendong Anshori dan menaikkan di atas motor dinasnya.

“Bukan apa-apa. Hanya Berharap ridho Allah,” kata Aiptu Zainal Arifin saat ditemui detikcom di kantornya Jalan Raya Kalitidu, Senin (20/11/2017).

Saat detikcom mengikuti aktivitas Aiptu Zainal Arifin, Anshori terlihat akrab dan kadangkala bersendau gurau. Kurang lebih pukul 06.00 WIB, Aiptu Zainal tiba di rumah Anshori. Saat bertemu, Anshori tampak sudah berseragam dan duduk menunggu Aiptu Zainal. Sesekali keduanya terlihat bercanda.

Anshori langsung membuka dua tanggannya dan memeluk leher Aiptu Zainal dari belakang. Aiptu Zainal menggendong Anshori yang tak memiliki kaki ini ke atas motor dinasnya. Dan saat motor melaju, Anshori tampak memeluk tubuh polisi tersebut dari belakang.

“Iya, sudah setahun lebih mengantar Anshori cacat kaki ini dari rumah ke sekolah naik motor dinas ini,” tambah pria kelahiran tahun 1963 silam.

Selain antar jemput Anshori, Aiptu Zainal juga memesan kaki palsu di Mojokerto. “Saat ini sudah saya pesankan kaki palsu di Mojokerto. Nanti Anshori tinggal kita bawa kesana untuk proses pengukuran,” tuturnya.

Sementara orangtua Anshori, Karyo mengaku senang dengan bantuan polisi tersebut. “Iya senang dibantu polisi antar jemput anak sejak setahun ini. Sebelumnya, saya yang mengantar,” kata pria yang sehari-hari sebagai buruh tani.
Selain membantu anak difabel, di sela dinasnya, Aiptu Zainal juga keliling kampung bertemu dengan anak-anak dan warga. Kegiatan itu dimanfaatkan Aiptu Zainal membawa buku-buku. Buku-buku itu dibawa dalam karung yang diletakkan di belakang motor. Buku itu dibaca agar menambah wawasan.

“Ya kayak perpustakaan keliling gitu mas. Setiap hari bisa sampai 10 tempat disinggahi, kadang ya sekolah, mushola atau warung yang pas banyak orang,” tandas Aiptu Zainal Arifin.

Sementara Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu S Bintoro saat dikonfirmasi membenarkan jika anak buahnya ada yang sering membantu warga, dengan antar jemput anak difabel untuk sekolah. Bahkan kapolres juga memberikan apresiasi kepada Aiptu Zainal Arifin untuk dedikasi yang telah dilakukan selama ini.

Kapolres Bojonegoro memberi penghargaan ke Aiptu Zainal/Kapolres Bojonegoro memberi penghargaan ke Aiptu Zainal/ Foto: Ainur Rofiq

“Memang kita awalnya mendengar salah satu anggota kita suka antar jemput salah satu warganya yang difabel. Trus kita cek di lapangan ternyata benar. Saya bangga jujur saja dengan anak buah yang punya cita-cita baik seperti ini. Beberapa hari lalu kita kasih penghargaan atas dedikasinya biar dicontoh oleh yang lain,” tegas Kapolres Wahyu. (dtc/red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS