33819 KALI DIBACA

Gubernur Sumatera Utara Dr Ir H T Erry Nuradi Msi Hadiri Pertemuan Pergelaran Seni.

Gubernur Sumatera Utara Dr Ir H T Erry Nuradi Msi Hadiri Pertemuan Pergelaran Seni.
example banner

Medan I Media Realitas-Gubernur Sumatera Utara  Erry Nuradi  hadiri pertemuan dan pergelaran Seni Se- Sumatera, sekaligus peresmian Galley di gedung Taman Budaya Sumatera Utara, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jum’at (17/11/17).

Tahun ini Sumatera Utara menjadi  tuan rumah acara Pagelaran dan Pameran Seni Se-Sumatera (PPSS) Ke 21 dan sudah yang ketiga kalinya dilaksanakan di Sumatera Utara.

Pada tahun pertama tahun 2000, yang kedua pada tahun  2012 dan pada tahun 2017 yang ketiga kalinya.

Pada tahun ini Acara yang digelar selama dua hari tersebut, berjalan sukses dan lancar.

Tahun ini Sumatera Utara adalah tuan rumah Pagelaran dan Pameran Seni Se-Sumatera (PPSS) yang Ke 21 dan   yang ketiga kalinya Sumatera Utara menjadi tuan rumah acara tersenut.

Pada tahun pertama tahun 2000, yang kedua pada tahun  2012 dan 2017 yang ketiga kalinya.

Dalam kegiatan PPSS tersebut,  Denni selaku Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) menerangkan, bahwa, acara uang tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, dengan adanya PPSS ini,  dapat merekata dan mempererat tali silaturahmi dan akan menjadi satu kesatuan yang sekaligus untuk memperbaiki budaya dan serta merawat budaya. Pada 2017 ini,  adalah tahun ketiga digelarnya acara PPSS di Sumut. Saat ini peserta yang turut berpartisipasi ada sekitar 7 dari 10 Provinsi yang turut yang hadir, dan ada tiga peserta yang tidak dapat  hadir yaitu  Riau, Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau.

“Taman Budaya ini adalah laboratoriumnya budaya, bengkelnya seni budaya dan tempatnya untuk melatih SDM dibidang budaya dan untuk peningkatan budaya,”jelas Denni.

“Dari tahun 2014 Taman Budaya ini sebenarnya perbaikan dan renovasi karena ada masalah aset yang sampai saat ini masih belum ada kepastian, alas haknya, seharusnya sudah menjadi aset Pemprov karena masalah bangunan dan tanahnya masih belum tuntas dan menjadi buberang. Pihak kami sudah berusaha menjebatani dan duduk bareng, namun sampai saat ini belum ada kepastian. Sifatanya masih pinjam pakai, sebab bangunan Taman Budaya milik Pemprovsu, dan tanahnya adalah milik Pemko Medan, “pungkasnya.

Senada, Gubernur mengatakan, bahwa ini kegiatan inibadalah hal yang sangat positif sekali, dan akan dipertahankan dengan event dari pada taman ini. Budaya ini masih dalam masalah, bahwa ini adalah HPL nya Kota Medan, tentu dalam pemerintahan, tidak boleh membangun di tanah yang bukan milik kita, oleh karenanya kita akan membicarakan dengan Kota Medan kemudian kita akan membangun Taman Budaya ditempat yang lebih layak lagi dan representatif. Kita akan mencari tampat yang lebih nyaman agar para seniman yang nyaman.

Turut hadir Gubernur Sumatera Utara, Ketua HPI Sumut, Dirurektur  Pertamina, Konjen Malaysia, Hikma Sumut, Koramil, Kapolresta Medan BPSDM Provsu, Akademi Pariwisata Medan, Dinas Pariwisata Kota Medan, SMA 6, SMA 3.PHRI Sumut, Staf ahli bidang Pendidikan Provsu (erni )

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS