275319 KALI DIBACA

Diduga Memiliki Senjata Api : Napi Yang Kabur Dari Lapas Aceh Barat Pekan Lalu Terpaksa di Dor Oleh Petugas

Diduga Memiliki Senjata Api : Napi Yang Kabur Dari Lapas Aceh Barat Pekan Lalu Terpaksa di Dor Oleh Petugas
example banner

Aceh Barat I Media Realitas-Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh BKO Brimob Polda Acehdi bawah pimpinan Wadir Reskrimum AKBP WAWAN SETIAWAN bersama dengan Kasat Reskrim Polres Aceh Barat AKP FITRIADI jugaa Ipda Rizal Panit Resmob Subdit III Jatanras Polda aceh.Anggota Sat Resmob Polres Aceh Barat berhasil melakukan Penangkapan terhadap 1 ( satu) Orang yang memiliki dan menyimpan senjata api tanpa di lengkapi izin Resmi (Ilegal) di Gampong Ujong Raja Kecamatan Panton Reu Kabu paten Aceh Barat.

Pada hari dan tanggal diatas telah sekira pukul 14.00 wib Petugas mendapatkan Informasi dari masyarakat bahwa Sdr. ANSARI sedang berada di rumah nya di Gp Ujong Raja Kec. Panton Reu Kab. Aceh Barat serta masyarakat juga menginformasikan bahwa Sdr. ANSARI ada melalukan pengancaman terhadap masyarakat menggunakan Senjata Api berdasarkan Informasi tersebut pada Jumat (17/11/2017) pukul 16.00 wib petugas melakukan upaya hukum berupa Penangkapan terhadap ANSARI, pada saat di lakukan penangkapan ANSARI yang bersangkutan berusaha melawan petugas dengan mengeluarkan tembakan ke arah Petugas kemudian Petugas melakukan Tembakan peringatan akan tetapi ANSARI tetap melawan kemudian Petugas melumpuhkan ANSARI dengan menembak ke arah kaki kemudian ANSARI dibawa ke Puskesmas Panton Reu untuk di berikan pertolongan Pertama kemudian rujuk ke RsU cut Nyak Dhien Meulaboh Sumber media ini ansari merupakan tahanan kejaksaan Negeri yang di titipkan di Lapas kls II B Meulaboh Aceh Barat dalam perkara Kepemilikan senjata api ilegal dan perkara pembunuhan beberapa waktu lalu.

Ansari melarikan diri yang juga ikut terlibat oknum sipir Pegawai Lapas kls II B Meulaboh Aceh Barat pada tanggal 6 November 2017 sekitar pukul 12. 00 wib

Sumber media ini menyebutkan barang bukti yang berhasil di sita pihak polisi yang melakukan penangkapan ansari satu pucuk senjata api jenis Revolver, 16 butir peluru, dua butir selongsong Amusi.
Sumber media ini menyebutkan pada saat terjadi penggerebekan ansari mencoba melawan petugas dan menyerang dengan menggunakan senjata api sehingga petugas melakukan perlawanan

Beruntung, peluru yang ditembakkan tidak mengenai aparat kepolisian ujar sebuah sumber media ini.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh, Kombes Pol Sumarso mengatakan, pada saat dilakukan penangkapan, Ansari berusaha melawan petugas dengan senjata api ilegal jenis revolver.

“Petugas melakukan tembakan peringatan akan tetapi ia tetap melawan. Kemudian petugas melumpuhkan Ansari dengan menembak ke arah kaki,” ujarnya saat dikomfirmasi oleh sejumlah media Jum’at, 17 November 2017.

Lebih Sumarso menjelaskan, Ansari merupakan tahanan Kejaksaan Negeri Meulaboh yang dititipkan di lapas Kelas II B Meulaboh dalam perkara kepemilikan senjata api ilegal dan perkara pembunuhan. Kemudian ia melarikan diri dari Lapas setempat pada Senin, 6 November 2017.

Penangkapan Ansari, kata Sumarso, berkat laporan dari masyarakat bahwa ia sedang berada di rumahnya di Desa Ujong Raja, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat.

Kemudian, saat di luar lapas, masyarakat setempat menginformasikan bahwa Ansari sering mengancam masyarakat menggunakan senjata api.

“Berdasarkan informasi itu, pada pukul 16.00 WIB, petugas melakukan upaya hukum berupa penangkapan terhadap Ansari di rumahnya,” ujarnya.

Kini, Ansari dirujuk ke Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien, Aceh Barat guna dilakukan perawatan intensif dan dalam pengawalan petugas polisi. ( Red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS