206119 KALI DIBACA

Diduga Benih Bantuan Untuk Patani Dijual : Sejumlah Petani Mengeluhkan.

Diduga Benih Bantuan Untuk Patani Dijual : Sejumlah Petani Mengeluhkan.
example banner

Bireuen Aceh I Media Realitas-Sejumlah petani mengeluhkan bantuan benih padi dari pemerintah pusat melalui Kementrian Pertanian yang dibagikan oleh Dinas Pertanian.

Kabupaten Bireuen, pasalnya bantuan benih padi yang berisi 5 Kg per kantong untuk para petani ini harus ditebus sebesar Rp. 20 ribu padahal seharusnya bantuan tersebut tidak dipungut biaya alias gratis.

“Saya harus menebus bantuan benih padi ke kelompok tani sebesar Rp. 20 ribu untuk bantuan benih padi seberat 5 Kg. Yang saya tahu bantuan dari pemerintah ini seharusnya gratis,” kata salah seorang petani yang ada di wilayah Kecamatan Kuala kabupaten Bireuen.

Bantuan benih padi kepada para petani melalui kelompok tani merupakan program Kementrian Pertanian guna mendukung kedaulatan pangan, dimana bantuan benih padi ini untuk mendorong produktifitas petani menjadi lebih baik.

Namun sayang bantuan subsidi benih padi yang disalurkan oleh pihak pemerintah pusat ke daerah diduga sering dijadikan bahan perdagangan para Dinas terkait bersama oknum ketua kelompok tani dan Dinas Pertanian.

Bantuan subsidi benih padi pada tahun anggaran 2017 ini untuk Kabupaten Bireuen sudah seminggu lebih berjalan, proses penyalurannya kepada para petani melalui kelompok tani. Namun kenyataan subsidi benih padi itu ketika sampai kepada pihak kelompok diperjual belikan kepada pihak petani.
Seperti yang di akui oleh beberapa kelompok tani yang menerima bantuan benih padi yang ada di wilayah Kabupaten Bireuen. pihaknya terpaksa menjual subsidi benih padi kepada pihak petani karena bantuan subsidi benih padi itu tidak gratis karena pihak kelompok juga harus setor kepada Dinas Pertanian.

“Memang benar kami menjual bantuan subsidi benih padi ini, karena kami juga sebagai kelompok tani harus menebus kepada dinas pertanian sebesar Rp. 2500 untuk setiap 5 Kg yang diserahkan kepada PPL dimasing-masing kecamatan. Dan kami menjual dilapangan kepada para petani sebesar Rp. 20 ribu untuk ongkos bongkar muat dan uang trasportasi,” kata salah seorang pengurus kelompok tani

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Kabupaten Bireuen. Drs Ali Basyah melalui kabitnya Hj. Mutia ketika dikonfirmasi melalui Hendphonr pribadinya media ini oleh menyebutkan, bantuan subsidi benih padi dari pihak pemerintah memang ada, namun untuk tahun 2017 ini saya tidak tau sepertinya pemerintah memberi sumsidi ke pada mereka dengan seharga Dua ribu lima ratus 2500 mungkin pihak dinas hanya menjadi pelantara karena bibit mungkin lagi tidak ada. (M. Reza)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS