233419 KALI DIBACA

Anggaran Dana Desa Paya Barat Kabupaten Bireuen Sarat Bermasalah.

Anggaran Dana Desa Paya Barat Kabupaten Bireuen Sarat Bermasalah.
example banner

Bireuen | Media Realitas -Hampir seluruh warga desa paya barat kabupaten Bireuen meminta kepada penegak hukum segera panggil oknum Geucik yang di duga telah melakukan penyelewengan dana desa tahun 2015 /2016 yang di duga digunakan untuk keperluan pribadi kepala desa tersebut.

Menurut warga desa paya Barat kecamatan peudada kabupaten Bireuen Ini melakukan manipulasi anggaran dana desa yang digunakan tidak sesuai dengan rencana anggaran dana tersebut

Begitu juga dengan pemintaan warga desa tersebut itu agar penegak hukum segera memanggil penanggung jawab di desa tersebut Seperti surat yang di layangkan hasil kesepakatan masyarakat desa paya Barat kecamatan peudada kabupaten Bireuen.

Dalam surat kesepakatan warga itu tertulis meminta Agar kejaksaan negeri Bireuen untuk segera menangani kasus dugaan penyelewengan dana ADD tahun Anggaran 2015/ 2016 di desa paya barat kecamatan peudada kabupaten Bireuen. Dugaan ratusan dana desa tersebut di selewengkan oleh Kepala desa yang bernama Azhari Tayeb selaku pengguna anggaran dan aparatur lainya.

Seperti yang terlihat pada lembaran dana desa yang kami lampirkan di surat tersebut. Ternyata tidak sesuai dengan anggaran dana desa dan tidak sesuai dengan dana di RAB. Saat kami melihat laporan pengeluaran dana anggaran desa yang digunakan oleh Geucik Bendahara dan TPK ternyata banyak penyelewengan yang mereka lakukan masing-masing tidak sesuai dengan RAB.

Oleh karna itu kami meminta kepada pihak yang berwajib yaitu kejaksaan negeri Bireuen untuk segera memanggil pihak- pihak terkait yang melakukan penyelewengan dana desa khususnya yang berada di desa Paya Barat Kecamatan peudada kabupaten Bireuen. Karna kami masyarakat merasa tertipu dan tidak pernah di luruskan atau transparan dengan masyarakat terkait dana desa yang sudah di gunakan sejak tahun 2015 hingga 2016 oleh kepala desa yang bernama Azhari Tayeb.

Karna proses pembangunan desa belum selesai di kerjakan sementara dana tersebut sudah habis terpakai. Sementara pihak pendamping yang ada di kecamatan tidak pernah menegur dan tidak melihat lasung di lapangan saat proses pembagunan di kerjakan. Buktinya dana desa sudah habis terkuras pembagunan sejak 2015 dan 2016 hingga kini belum juga selesai.

Namun kami seluruh masyarakat memohon kepada BPM di kabupaten Bireuen Supaya dana desa pada tahun 2017 Ini tidak di cairkan terlebih dahulu sebelum anggaran tahun 2015/ 2016 dapat di pertanggujawabkan oleh seperangkat desa Paya Barat kecamatan peudada kabupaten Bireuen. Yang diduga sekitar 250 Juta lebih dana yang diselewengkan oleh geucik dan kroni- kroninya.

Dan apabila dana Anggaran tahun 2017 Ini tetap di cairkan juga maka kami selaku masyarakat terjadi pertumbahan darah kata warga dalam surat tersebut.

Dan sekali lagi kami memohon kepada penegak hukum agar membantu kami untuk melancarkan program pemerintah pusat tentang dana ADD dapat berjalan dengan lancar.

Masyarakat merincikan semua uang yang di ambil oleh geucik Azhari Tayeb Paya Barat kecamatan peudada kabupaten Bireuen.
12/5-2016 Pinjaman Geucik. 5.000.000
Dan selanjutnya untuk Operator 2% APBN 11.400.000 dan selanjutnya uang setudi banding ke Bogor sebesar 10.500.000 dan pada 17-5- 2016 kekurangan dana tahun 2015 Sebesar 6.070.000 dan selanjutnya geucik mengambil lagi untuk Jaksa Bireuen 400.000.

Namun pada tanggal 22-5-2016 geucik mengambil lagi untuk biaya pengurusan lapangan fuksal 1.000.000 Dan pada 24-5-2016 Geucik mengambil pinjaman sebesar 10.000.000.
Pada 27-5-2016 uang foto kopi sekitar 345.000 dan menjelang hari lebaran pada 17-6 2016 Geucik mengambil pinjaman sebesar 10.000.000 dan pada 15-7- 2016 dirinya mengambil lagi untuk beli semen kepolsek 4.000.000 untuk MTQ kecamatan Sebesar 1.000.000 namun pada tangal 29-7-2016 geucik kembali mengambil pinjaman sebesar 25.000.000.

Dan bukan hanya itu pada Bulan 8-8-2016 geucik mengambil lagi untuk keperluan membeli Bendera merah Putih seberat 100.000 dan pada 10-8-2016 kedatangan UKP Kecamatan 600.000 dan pada 21-8-2016 geucik ambil lagi sebesar 1.000.000 dan pada 6-9-2016 geucik ambil lagi 100.000 dan pada 26-9-2016 kasbon geucik sebesar 2.000.000 dan pada tanggal 27-9-2016 Pengurusan untuk Jaksa Hakim sebesar 2.000.000 dan pada 29-9-2016 pinjaman geucik sebanyak 1.000.000 .

Namun pada tanggl 1-11-2016 biaya pesijuk di meunasah sebesar 200.000 pada 4-11-2016 untuk biaya Bayar Pajak PPN dan PPH Sebesar 13.970.000 dan pada tanggl 28- 11-2016 geucik ambil uang sebesar 20.000.000.
Dan yang lebih sedap nya lagi geucik mengambil uang untuk Wartawan Sekitar 1.800.000 dan untuk biaya rapat kantor Geucik 600.000 dan pada tanggal 1.12- 2016 geucik ambil uang untuk beli mikropon sebesar 2.000.000 dan yang terakhir pada 28-12-2016 sebesar 78,700.000. Yang di sampaikan lasung oleh. Tuha 4. M. Nasir daud. Ketua tuha 4. Kepada media (M. Reza)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS