100319 KALI DIBACA

Aksi Tak Percaya Novanto, Mahasiswa Bakar Lilin Dekat Tiang Listrik

Aksi Tak Percaya Novanto, Mahasiswa Bakar Lilin Dekat Tiang Listrik
example banner

Kota Serang | Media Realitas– Sebanyak 25 mahasiswa dari PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Kota Serang melakukan aksi unjuk rasa terkait Ketua DPR Setya Novanto. Aksi dilakukan dengan cara membakar lilin di dekat tiang listrik di depan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

“Bukan sebatas mengejek, seolah-olah Setnov melakukan drama, seolah-olah dia dipojokkan oleh penegak hukum,” kata perwakilan mahasiswa Abdul Rahman kepada wartawan, Kota Serang, Banten, Jumat (17/11/2017).

Abdul Rahman mengatakan jika Novanto tidak merasa bersalah dalam perkara korupsi KTP elektronik, seharusnya dia bisa menjelaskan hal tersebut di meja pengadilan. Menurut dia, selama ini Novanto hanya melakukan sandiwara.

“Kejadian yang menimpa Setya Novanto sungguh dibuat-buat. Kecelakaan yang melibatkan ketua DPR rekayasa sekali,” ujarnya.

Rakyat, lanjut Rahman, ingin hukum di Indonesia ditegakkan. Aksi membakar lilin di dekat tiang listrik adalah bentuk ketidakpercayaan terhadap Novanto.

“Ketua DPR menabrak tiang listrik jadi trending topic, sebagai simbol ketidakpercayaan kami kepada Setnov, kami menyalakan lilin di depan tiang listrik,” ujarnya.

Selain melakukan aksi damai, 25 mahasiswa dari PMII ini juga melakukan doa bersama agar Novanto segera sembuh dan sadar secara hukum. Usai berdoa, aksi dengan spanduk bertuliskan #stopsandiwara ini bubar dengan damai.

Kondisi Benjol Bakpao Setya Novanto Saat Ini?

Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, mengatakan kaliennya memiliki benjolan seperti bakpao di kepala akibat kecelakaan kemarin. Lalu bagaimana kondisi benjolan yang menghebohkan itu?

Fredrich mengatakan saat ini bagian dahi Novanto masih diperban. Dia pun belum mengetahui apakah benjolan itu mengecil atau membesar.

“Sekarang posisi masih ditutup perban dan nggak boleh dibuka. Kan saya nggak tahu benjolannya itu makin gede apa makin kecil, kan nggak kelihatan,” kata Fredrich di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Jumat (17/11/2017).

Meski Novanto sudah dirujuk dari RS Medika Permata Hijau ke RSCM, kondisi benjolan Novanto belum diketahui.

“Kalau ketutup perban memang kelihatan? Ya nggak kelihatan. Masak saya suruh, ‘Ini Pak, saya buka dulu.’ Nggak mungkin, dong,” ucap Fredrich.

Pada Kamis (16/11), Fredrich mengatakan kondisi Novanto yang dia lihat setelah kecelakaan adalah adanya benjolan. Dia menyebut benjolan itu seperti bakpao.

“Terus langsung panggil dokter untuk MRI scan. Urgen, masih tidur dan diperban lukanya. Benjol besar kepalanya, tangannya berdarah semua. Benjol seperti bakpao,” ujar Fredrich di RS Permata Hijau, Jaksel, Kamis (16/11).

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS