88019 KALI DIBACA

UGM-Pemkab Aceh Singkil Sepakat Kembangkan Program Unggulan

UGM-Pemkab Aceh Singkil Sepakat Kembangkan Program Unggulan

Aceh Singkil | Media Realitas – Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta telah membuat kesepakatan bersama dengan Pemkab Aceh Singkil, untuk rencana pengembangan program unggulan pembangunan daerah.

Usulan untuk program unggulan tersebut disampaikan dalam serangkaian workshop penyusunan rencana program unggulan pembangunan Kab. Aceh Singkil tahun 2018, di oprom kantor Bupati Aceh Singkil, Kamis (19/10).

Mantan dosen UGM Prof Dr Sutikno, dalam pemaparannya menyampaikan, Workshop penyusunan rencana program unggulan untuk pembangunan tahun 2018, merupakan konsep pembangunan sebagai dasar lahirnya pemikiran yang konstruktif dan inovatif, sehingga perlunya melibatkan peran semua komponen termasuk ulama dan tokoh masyarakat.
Saat ini yang menjadi permasalahan utama Aceh Singkil yakni status sebagai daerah tertinggal. Hal ini akibat SDM dan akses daerah yang kurang bagus.

Beberapa langkah untuk mengatasi ketertinggalan ini yakni, dengan mengembangkan ekonomi lokal, peningkatan aksesibilitas, pemenuhan pelayanan dasar publik yang meliputi kesehatan pendidikan dan ekonomi, serta pengembangan Sumber Daya Manusianya (SDM), kata Sutikno.

Dalam workshop tersebut turut hadir nara sumber dari UGM, yakni ketua Tim Prof DR Sutikno, Dr Jatmiko, Suaduan Syahri HBs, Angie Syirban Gozawai, Edwin yumanto, Afrizal, Nurbaqin dan Irwansyah Putra.

Penyusunan untuk program unggulan pembangunan Kab. Aceh Singkil 2018 merupakan pelaksanaan pembangunan berkelanjutan yang merupakan keharusan sebagai konsep pembangunan yang mencakup tiga dimensi penting, meliputi ekologi, sosial dan ekonomi, kata Bupati Aceh Singkil Dulmusrid, pada pembukaan workshop.

Tujuan pembangunan berkelanjutan akan terfokus pada keberlanjutan laju perubahan ekonomi yang tinggi (Economic Growth) berkelanjutan kesehatan sosial yang adil dan merata (Social Progres), serta berkelanjutan ekologi dalam tata kehidupan yang serasi dan seimbang (Ecological Balance).

Hal tersebut tertuang dalam dokumen RPJM tahun 2005-2025, RPJMN 2015-2019 draf RPJM Provinsi dan RTRW Kab. Aceh Singkil yang merupakan acuan penyusunan Visi Misi yang pernah kami sampaikan sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2017/2022 yaitu Sehat Cerdas, Sejahtera.

Kepala Bappeda Aceh Singkil Junaidi, S.STP. MSkerkanyaMedia ini Jumat (20/10) diruang kerkanya mengatakan, kerjasama yang dilaksanakan yakni pendampingan dari pihak perguruan tinggi UGM, untuk menyiapkan trobosan-trobosan dalam pengembangan beberapa bidang program unggulan Aceh Singkil, yang sudah dibuat MoU bersama.

Yakni, bidang perikanan, pariwisata,  Perkebunan dan Pemberdayaan Masyarakat. Program tersebut akan menjadi prioritas dengan dibuat grand desain yang sebelumnya dilakukan pengkajian dan survey lokasi serta potensi yang ada. Selain pengembangan potensi daerah, termasuk pengembangan SDM dan pemenuhan kebutuhan tenaga pendidikan dan kesehatan, ujarnya.

Herlena Hasibuan. SP.MP. Kasubbid Pengembamgan SDM dan Istimewaan ditempatpendukung kepada Media Realitas mengatakan, program unggulan yang  jelas sudah dimusrembangkan, sekarang program itu tidak mungkin kita kasih kedepateman, departemen pasti meminta data pendukung.

Mulai tahun 2018 kita buat dokumen rencana data pendukung untuk bahan kekemetrian.
Herlena menambahkan, selama ini kita sudah sering ini musrembang karna ini APBN kan besar, lalu kita kirim kekementrian mana peduli orang itu, makanya kita berkerja sama dan kita pakai orang UGM karena mereka ini yang lebih tahu. Tutup Herlena.(R.tan).

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS