31919 KALI DIBACA

LPG Bersubsidi 5 Kilogram di Aceh Selatan Beranjak Naik dari Harga Sebelumnya

LPG Bersubsidi 5 Kilogram di Aceh Selatan Beranjak Naik dari Harga Sebelumnya
example banner

Aceh Selatan|Media Realitas- Bupati Aceh Selatan, HT Sama Indra, SH melalui surat keputusan terkait kenaikan harga eceran tertinggi (HET) Liguet Petroleum Gas (LPG) dari Rp 20.500,- naik menjadi Rp 23.000,-/pertabung isi 5 kilogram.

Kenaikan ini kata Bupati Aceh Selatan, HT Sama Indra, SH melalui Kabag Ekonomi Sekdakab, Pujianto, S.STP kepada Media Realitas, Senin (16/10/2017) pukul 12.00 WIB diruang kerjanya, kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) 5 Kg,   harga Liguet Petroleum Gas (LPG) bersubsidi harga HET dipangkalan sebelumny Rp 20.500,-/ tabung, namun mulai hari ini Senin (16/10/2017) naik menjadi Rp 23.000,-/tabung.

Menurut Pujianto, dasar keputusan Bupati Aceh Selatan itu, sesuai dengan surat keputusan Gubernur Aceh Nomor 541/619/2017, tanggal 7 Juli 2017, menyangkut penetapan harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 Kg dalam Provinsi Aceh.

Keputusan tersebut diteruskan pada setiap kabupaten/kota dalam Provinsi Aceh, dalam keputusan itu bagi kabupaten/kota yang sudah menetapkan HET LPG 3 kilogram diharapkan dapat menyesuaikan kembali HET yang telah ditetapkan kuputusan gubernur, katanya.

Terkait dengan itu gubernur juga berharap kepada setiap kabupaten/kota dengan segera menetapkan HET LPG 3 Kg untuk wilayah masing-masing, guna menjaga kestabilan harga ditingkat sub penyalur/pangkalan dengan mempertimbangkan daya beli masyarakat serta keberlangsungan distribusi LPG 3 Kg.

Tabahnya dalam keputusan Gubernur Aceh, menetapkan harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 Kg dalam Provinsi Aceh yang berada di dalam radius 60 Km itu dari SPBBE/Depot Pertamina Meulaboh.

Seperti harga agen/penyalur kepangkalan/sub penyalur, harga Ex Pertamina (Depot LPG Pertamina atau SPBBE), termasuk pajak pertambahan nilai (PPN) dan margin agen/penyalur Rp 12.750,-, biaya transportasi/ongkos angkut Rp 2.750,-.

Kemudian harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 Kg, harga agen/penyalur kepangkalan/sub penyalur Rp 15.000,-, margin pangkalan/sub penyalur Rp 2.500.

Sementara penetapan harga eceran tertinggi (HET) kata, Pujianto, S.STP, LPG dalam Kabupaten Aceh Selatan, sebagaimana keputusan bupati Nomor 626 tahun 2017  tanggal 13 Oktober 2017, menetapkan harga eceran tertinggi (HET) LPG tabung 3 Kg, Rp 23.000,-.

Kemudian harga agen/penyalur ke pangkalan/sub penyalur, seperti harga Expertamina (Depot LPG Pertamina atau SPBBE) termasuk pajak pertambahan nilai (PPN) dan margin Agen/penyalur, biaya transportasi/ongkos angkut Rp 20.500,- dan harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 Kg, harga agen/penyalur ke pangkalan/sub penyalur Rp 20.500,- dan margin pangkalan/Sub penyalur Rp 2.500.

Terkait dengan penetapan/keputusan tersebut, Bupati Aceh Selatan, HT Sama Indra, SH melalui Kabag Ekonomi Sekdakab, menegaskan, kepada perangkat satuan kerja Kabupaten Aceh Selatan termasuk camat, untuk tetap memantau dan mengawasi pelaksanaan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 Kg sesuai dengan keputusan.
Kemudian, pengusaha pangkalan/sub penyalur yang mensuplay kebutuhan LPG 3 Kg harus menempelkan pemberitahuan mengenai HET, untuk diketaui oleh masyarakat/konsumen, tambah Pujianto.(MR.ZUL)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS