42219 KALI DIBACA

Jalan di Kota Langsa Baru di Aspal Sehinggu Sudah Hancur .

Jalan di Kota Langsa Baru di Aspal Sehinggu Sudah Hancur .

Langsa Aceh I Media Realitas-Rendah nya mutu dan kwalitas proyek pengaspalan jalan dilingkungan Pemko Langsa, membuat masyarakat merasa mulai gerah pasala nya, pembangunan yang infrstruktur daerah yang seharus nya bermanfaat bagi masyarakat luas tenyata banyak mudarat nya,

Seperti yang terjadi dilingkungam kota Langsa pembangunan infrastruktur yaitu proyek pengaspalan jalan yang dilaksanakan  oleh rekanan dinas Pekerjaan Umum kota Langsa terkesan dikerjakan asal jadi yang  hanya untuk mencari keuntungan secara  sepihak dan sekelompok orang tertentu, sehingga dalam pelaksanaan proyek tersebut tidak menjaga standar mutu serta kualitas proyek, di antara nya adalah rekanan CV MON ABI RAYA yang bersumber dana Otsus.

Hal ini terbukti pada pekerjaan proyek pengaspalan jalan dilingkungan Pemko Langsa, sesuai amatan media ini dalam dua minggu terakhir bulan Oktober 2017 ada ditemukan pada  disejumlah lokasi proyek pengaspalan jalan lingkungan Pemko Langsa terkesan sangat rendah standar mutu dan kwalitas nya, sebab pekeejaan tersebut sesuai pantauan dilapangan pekerjaan itu lebih dari satu minggu yang lalu selesai dikerjakan oleh rekanan,

Ironis nya pada hamparan aspal tersebut sekira jarak 1 meter dari pinggir jalan atau bahu jalan kondisi aspal masih terlihat lembek, dan terbukti ketika awak media mencoba menusuk serta mencongkel aspal yang sudah lebih dari satu minggu itu dengan menaggunakan alat tulis sekolah (pensil) pada hamparan aspal tersebut ternyata benar bisa terangkat,kenyataan nya aspal tersebut masih lembek dan rapuh.

Menyikapi hal tersebut, Maulizar ST selaku Kabid Binamarga dinas PU kota Langsa Kamis(20/10/17) melalui selular nya saat ikonfirmasi menjelaskan,”Kami sudah tegur untuk segera diperbaiki,”jawab nya singkat.

Hal senada juga disampaikan oleh Saed Mahdum selaku  Kepala Dinas PU kota Langsa melalui selular nya,Kamis (20/10/17) mengatakan,”Apabila rekanan mengerjakan proyek nya asal-asalan itu resiko mereka yang jelas mereka sendiri yang rugi, karena akan mengerjakan dua kali, kita akan perintah kan bongkar bila tidak sesuai dengan kualifikasi nya,”

“Dan apa bila rusak pekerjaan itu kan masih ada tenggang waktu untuk perbaiki, sementara masa pemeliharaan juga masih panjang.” ujar Saed Mahdum.

Sementara itu Saifuldin selaku ketua tim FHO saat dikonfirmasi melalui selular nya, menjelaskan,” Itu mungkin akibat kurang nya campuran komposisi aspal nya sehingga material nya tidak melekat, kemungkinan komposisi campuran aspal nya hanya 2 atau 3 %, seharus nya rata-rata 5,4% jadi akan melekat material nya,”tegas Fuldin.
(WR)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS