79619 KALI DIBACA

EDI EDON PANTAS DIRAJAM,DIDUGA CABULI DUA ANAK DIBAWAH UMUR

EDI EDON PANTAS DIRAJAM,DIDUGA CABULI DUA ANAK DIBAWAH UMUR

KOTABUMI, LAMPUNG | MEDIA REALITAS – Unit Itelkam Polsek Bukit Kemuning Polres Lampung Utara(Lampura) berhasil meringkus Edi edon  Alias Aceng (37) warga Kaduroyok  Kelurahan. Bukit Kemuning Kecamatan. Bukit Kemuning Kabupaten. Lampung Utara, seorang buruh Serabutan yang telah diduga melakukan pelecehan seksual terhadap dua anak perempuan yang masih di bawah umur.

Adapun dua korban adalah KA (7) dan NS (6) keduanya warga Pasar Impres Kelurahan. Bukit Kemuning  Kec. Bukit Kemuning Kab. Lampung  Utara, dimana kedua anak tersebut masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Kapolsek Bukit Kemuning Kompol Emrosadi mewakili Kapolres Lampura AKBP Eka Mulyana, S.I.K menjelaskan, pelecehan seksual tersebut terjadi pada hari Minggu tanggal 24 September 2017 pukul 09.00 WIB di kontrakan pelaku.

Pada saat kedua korban bertemu dengan tersangka,tersangka mengajak kedua korban ke kontrakannya kemudian pelaku menyuruh kedua korban untuk membuka seluruh pakaian, lalu pelaku meraba dan memegang kemaluan korban secara bergantian, ” pelaku juga menyuruh korban NS (6) untuk memegang kemaluan pelaku selama 10 menit, setelah itu menyuruh kedua korban pergi”. Ujar M Rosadi.

Setelah menerima laporan dari ibu korban inisial A Kapolsek Bukit Kemunig melakukan dan anggotanya mengadakan penyelidikan dengan mengunakan jaringan intel serta bekerja sama dengan keluarga korban, setelah mendapat informasi bahwa pelaku berada di Pasar Bukit Kemuning. ” Kita langsung melakukan penangkap terhadap pelaku pada hari Rabu tanggal (18/10/2017) di Pasar Bukit Kemuning tanpa ada perlawanan. ” Jelas Komplo M Rosadi.

Pelaku sudah kita amankan di Polsek Bukit Kemuning untuk proses lebih lanjut. ” Untuk pelaku kita jerat dengan pasal 82 UU no. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU no. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 Tahun “. Tutup Kapolsek Bukit Kemuning Kompol Emrosadi.(deferi)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS