39719 KALI DIBACA

Peusaba Kritik Wali Kota Banda Aceh Dan Pemerintah Pusat

Peusaba Kritik Wali Kota Banda Aceh Dan Pemerintah Pusat
example banner

Banda Aceh I Media Realitas -Peusaba Kritik Walikota Banda Aceh dan Pemerintah Pusat atas pemberian penghargaan untuk proyek Ipal yang menghancurkan kompleks Istana, Mesjid dan Makam di Darul Makmur Gampong Pandee dan Gampong Jawa. Ketua Peusaba mengkritik keras pemberian penghargaan 40 top sinovik ke kota Banda Aceh.

Ketua peusaba Mawardi Usman Peusaba mempertanyakan apakah layak penghargaan itu diberikan dan dianggap kreatif sedangkan proyek pembuangan sampah dan limbah tinja dilakukan di Kompleks bekas Mesjid, Istana Darul Makmur kompleks makam raja dan ulama yang alim, ujar nya kepada wartawan Senin.

Menurut Peusaba ini bukan kreatif tapi penghinaan terhadap sejarah dan peran ulama penyebar Islam. Peusaba meminta walikota Banda Aceh agar segera sadar dan menghentikan proyek Ipal secepatnya. Jika sebuah kesengajaan melanjutkan proyek Ipal maka Walikota Banda Aceh telah melakukan dosa yang tidak termaafkan.

Lebih lanjut Mawardi menyebutkan Layak kah walikota mengaku melaksanakan syari’at Islam secara Kaffah namun menjadikan kompleks makam raja dan ulama sebagai tempat pembuangan limbah tinja. Menurut nya  Itu adalah penghinaan besar dan berdosa besar dan menjadi catatan buruk untuk generasi mendatang.

Pihak Peusaba juga mempertanyakan kepada Bu Menteri Puan Maharani apakah beliau tahu kalau pembuangan sampah dan limbah tinja yang akan dijadikan gas metana adalah wilayah kompleks makam bersejarah besar di Asia tenggara bagaimana dengan program halal tourism sedangkan situs dilenyapkan .

Karena Peusaba meminta Bu menteri meninjau kembali proyek Ipal di Gampong Jawa dan menghentikan secepatnya. Peusaba mengingatkan Bahwa hukum Allah akan berlaku pada siapa saja yang mengganggu makam para wali dan Aulia Allah.

jika proyek membuang tinja ke makam para ulama dan raja alim dilanjutkan bukan tidak mungkin kelak makam Presiden Sukarno juga akan dijadikan tempat pembuangan sampah dan limbah tinja oleh Generasi mendatang.

Karena itu Peusaba meminta Pemerintah Pusat segera menghentikan proyek pembuangan sampah dan limbah tinja di Gampong Jawa dan Gampong Pandee.(red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS