42619 KALI DIBACA

Petugas Tembak Mati Gembong Narkoba

Petugas Tembak Mati Gembong Narkoba
example banner

Jakarta Barat I Media Realitas -Tindakan tegas menembak mati bandar narkoba terus digencarkan aparat. Kali ini jajaran Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menembak mati seorang bandar berinisial TJ alias AF, 39. Residivis kasus narkoba itu ditembak saat mencoba melawan petugas.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Roycke Harry Langie mengatakan TJ ditembak saat mencoba melarikan diri dari petugas. Padahal, dia sudah tertangkap dan tangan terborgol. Polisi sudah memberikan tembakan peringatan. Namun, hal itu tak membuat pelaku nyerah. “Kami terpaksa menembak pelaku hingga tembus ke dada,” kata Roycke, kemarin.

Petugas juga menangkap tiga orang yang diduga merupakan kaki tangan TJ, yakni KB, EL, dan MT. Ketiganya ditangkap di tempat terpisah. Dari para pelaku ini, diamankan dua paket sabu dengan berat 200 gram, 1.400 butir ekstasi berlogo topeng, 2.000 pil happy five, timbangan, dan tiga ponsel.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Suhermanto menambahkan, terungkapnya kasus itu berawal informasi adanya transaksi narkoba. Petugas kemudian menangkap tiga pelaku. “Dari penuturan ketiganya, diketahui narkoba ini didapat dari TJ. Karena itu, anggota kami kemudian mengembangkannya dan mencari TJ.”

TJ ditangkap di rumahnya kawasan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat. Saat ditangkap TJ tidak melakukan perlawanan. Namun, saat hendak menunjukkan keberadaan pemasok barang, TJ mencoba melarikan diri. “Dugaan kami, narkoba ini dikendalikan oleh seorang napi di salah satu LP.”

TJ residivis kasus narkoba pada 2006 dan divonis empat tahun di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Salemba. Setelah keluar dari penjara, ia masih berjualan narkoba di sejumlah wilayah di Jakarta.(red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS