32019 KALI DIBACA

Tergiur Upah 10 Juta , Ibu Ini Menjadi Kurir Narkoba

Tergiur Upah 10 Juta , Ibu Ini Menjadi Kurir Narkoba

Batam I Media Realitas– Seorang ibu rumah tangga berinisial HHK (34) di amankan petugas keamanan Bea dan Cukai Batam bersama Direktorat Pengamanan BP-Batam karena menyelundupkan sabu 517 gram.
HHK yang menyelundupkan sabu dari Pasir Gudang, Malaysia ke Pelabuhan feri International Batam Center.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (Kabid BLI) KPU Tipe B Batam Raden Evy Suhartantyo menyebutkan penangkapan tersebut dari hasil temuan pemeriksaan badan (body tapping) oleh petugas keamanan pelabuhan.

Dari hasil rontgen di rumah sakit, HKK dikethaui menyembunyikan sabu itu di bagian tubuh dan alat vital.
“(Sabu) seberat 517 gram shabu yang dikemas dalam 4 paket kemasan plastik dan disembunyikan pada 4 tempat yaitu bagian dada sebelah kanan, bagian dada sebelah kiri, bagian luar dan di dalam alat vital pelaku “Ujar Evy.

Berdasarkan pengakuan pelaku, HKK mendapatkan barang haram itu dari seorang pria dengan sebutan akrab di Malaysia bernama ‘Pak Kecik’.

Pelaku mengaku nekat menyelundupkan sabu karena tergiur upah Rp 10 juta untuk membiayai sekolah anaknya.
“Saya butuh dana buat melanjutkan sekolah anak,dengan menjadi kurir narkoba saya mendapat upah sebesar 10 juta rupiah ” kata HKK.
Rencananya paket narkotika tersebut akan diserahkan pada penerima di Batam bernama Hamdan.

Petugas Bea dan Cukai Batam berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku, untuk mengungkap jaringan internasional yang disinyalir bersembunyi di Batam.Istari-Batam.(red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS