100619 KALI DIBACA

Korupsi sudah meraja Lela : Dua Lsm Minta Kejati Segera Usut Tuntas Proyek Saluran Air pusat kota Langsa

Korupsi sudah meraja Lela : Dua Lsm Minta Kejati Segera Usut Tuntas Proyek Saluran Air pusat kota Langsa

Banda Aceh I Media Realitas– Kepala kejaksaan tingggi ( Kejati ) Aceh diminta segera periksa rekanan dan pptk pembangunan saluran air jalan Sudirman samping losmen pase kota langsa dan persimpangan jalan T Umar pusat kota langsa.
Proyek saluran dan trotoar yang baru dibangun tahun 2014 dari sumber dana -APBA sekarang sudah dihancurkan padahal proyek saluran itu belum 5 tahun setelah dibangun oleh salah satu rekanan di aceh demikian ditegaskan oleh plt Ketua Lsm Topan Khairdir Hasballah SE dan Lsm LPAP RI, Ibnu Hajar SH kepada Media Realitas Rabu (12/7) di kafe pertemuan jalan Iskandar Muda kota Langsa jam 13.30 WIB usai melihat langsung proyek yang sedang dikerjakan.

Menurut Khaidir Hasballah dihancurkan saluran yang baru saja di bangun dengan menggunakan dana Apba aceh padahal trotoar dan saluran itu masih sangat bagus dan masih bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kota kota langsa namun tiba tiba di hancurkan sehingga proyek ini disebut sebut proyek tumpang tindih makanya kita mintak tim penyidik segera periksa pihak Pptk dan rekanan periksa juga konsultan perencana ujar khaidir.
Proyek trotoar dan saluran yang sebelumnya pemasangan penutupan dengan keramik sekarang sudah dihancurkan total.
Proyek saluran air ini sekarang dibangun dengan pengecoran baru oleh CV RB dengan menggunakan dana Otsus tahun anggaran 2017 dengan anggaran Rp 670.457.000 juta.

Proyek yang dibangun sekarang adalah proyek sia sia tidak ada manfaat untuk masyarakat kota langsa yang hanya menguntungkan pihak kontraktor pejabat provinsi dan pejabat Pemko langsa.
Kira minta tim penyidik Kejati aceh segera turun ke langsa untuk melakukan penyelidikan awal kita melihat banyak uang yang dianggarkan ke kota langsa sangat tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Proyek yang di bangun ini sungguh sangat sia sia sekali karena saluran yang sebelumnya digunakan pengecoran begitu bagus dan penutup dengan menggunakan keramik sekarang di bobok tidak ada alasan yang benar” ujar Ibnu Hajar.

Seharusnya proyek saluran yang sudah ada masih bagus dan bisa dibersihkan untuk penggunaan dan perawatan lebih bagus lagi sekarang proyek yang dibangun sangat lah sia sia menggunakan uang negara yang tidak ada manfaat nya.
Ibnu Hajar lebih lanjut menyebutkan proyek ini hanya sumber korupsi pejabat Pemko langsa tidak bisa dipungkiri karena tidak ada alasan proyek yang baru dibangun dihancurkan sangat kota sayangkan ujar nya lagi.
Ibnu Hajar meninta tim Kejati aceh agar segera periksa Kadis PU, pptk, kpa, konsultan perencanaan dan konsultan pengawas karena proyek ini adalah anggaran otsus dari provinsi aceh.
Merekalah yang diduga kuat mengambil keuntungan di proyek saluran yang serang dikerjakan.
Kita tidak menuduh tetapi kita akan uji publik tentang proyek yang tidak ada mamfaat ini sebut Ibnu lagi.
Proyek yang panjang sekitar 422 meter dipusat kota langsa ini proyek sia-sia sebut nya lagi.
Proyek ini sangat kelihatan sekali tidak sesuai dengan bestek dan sudah di perintah bongkar oleh pihak tim Dprk kota langsa.
Proyek ini  sengaja di ciptakan untuk kepentingan  pungli dan korupsi yang sengaja di ciptakan oleh oknum pejabat di Pemda aceh dan Pemko langsa sebut nya lagi.
Ibnu Hajar juga menyebutkan proyek dijawab kota langsa agar segera di periksa oleh penegak hukum dan kita terus memantau proyek yang sengaja diciptakan untuk kepentingan pejabat agar mudah dilakukan korupsi sebut Ibnu Hajar
Kenapa kita minta Kejati Aceh untuk melakukan pemeriksaan karena anggaran pembangunan saluran air ini menggunakan anggaran dari Provinsi  Aceh maka kita minta tim Kejati segera periksa kalau tim Kejati tidak turun untuk melakukan pemeriksaan kita akan laporkan secara resmi Ke Kajagung nanti ke Jakarta semua dokumen sudah kita siapkan” ujar Ibnu Hajar.
Pejabat yang menangani proyek di aceh harus segera di proses sekarang cukup banyak masyarajat menderita akibat merajalela nya Korupsi di Aceh.

Media ini belum mendapatkan keterangan resmi baik dari pihak pejabat Pu cipta karya provinsi aceh dan pejabat di PU Pemko langsa.(hai)

ini lah foto kondisi proyek yang di duga tumpang tindih yang di rekam pada har rabu (12/07) , pukul 13.30 WIB

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS