36319 KALI DIBACA

Di Hargai Murah Warga Tidak Mau Jual Tanah Untuk Bangunan Jaringan Irigasi

Di Hargai Murah Warga Tidak Mau Jual Tanah Untuk Bangunan Jaringan Irigasi

Aceh Timur | Media Realitas – Warga masyarakat Gampong jambo Reuhat ke enggan melepaskan lahan yang akan di gunalan untuk pembangunan lanjutan bendungan irigasi di wilayah kabupaten itu.

Menurut salah seorang tokoh masyarakat setempat yang juga mantan Kepala Desa (Keuchik) Abdullah Bin Usman (64) pada media ini Minggu 02 Juli 2017 menyebutka pemerintah menghargai tanah mereka tidak sesuai Nilai Jual Objrk Pajak (NJOP) yang berlaku.

Pembebasan lahan tersebut untuk sarana irigasi Dinas Pengairan Provinsi Aceh anggaran tahun 2017.

Lebih lanjut Abdullah menambahkan, itu proyek negara, masak harga tanah dan tanaman kami di hargai tidak disesuaikan harga, kami tidak ingin sebutkan berapa yangbmereka tawarkan.

“Saya secara pribadi, tidak mau memberikan tanah dan tanaman, tapi disesuaikan dulu harganya, saat ini tanaman kelapa sawit saya sudah berusia lima tahun, “sebut Abdullah.

“Apabila harga tidak sesuai sampai kapanpun tanah dan tanaman saya tidak boleh mereka ambil, kadang dari masyarakat yang lain mau memberikan  tanahnya silahkan saja, “tambah Abdullah.

“Jadi kita minta kepada pemerintah khususnya daerah dan Dinas Pengairan Provinsi Aceh, kami masyarakat sudah tidak bodoh lagi, dan kami tau banyak tentang standar harga tanah dan tanaman kami, “pungkas Abdullah.(Has/Muhammad Abubakar)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS