38319 KALI DIBACA

Polisi Olah TKP Bom Kampung Melayu

Polisi Olah TKP Bom Kampung Melayu
example banner

Jakarta | Media Realitas – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan saat ini Polisi saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan bom di Terminal Kampung Melayu yang terjadi pada Rabu 24/5/2017 malam.

Hingga Kamis dini hari, Terminal Kampung Melayu masih dijaga ketat oleh anggota Polda Metro Jaya bersenjata lengkap dan TKP telah dibatasi dengan garis polisi dalam radius sekitar 20 meter dari lokasi ledakan.

Sejumlah ambulans dan paramedis dari Palang Merah Indonesia (PMI), Kepolisian, dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga masih bersiaga di tempat kejadian perkara.

Tidak hanya petugas, sejumlah warga juga masih berkerumun di lokasi untuk melihat kondisi sekitar ledakan.

Informasi yang kami dapat terdapat lima korban ledakan tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Premier Jatinegara, demikian informasi dari tenaga medis Ambulans Gawat Darurat DKI Jakarta.

Seorang korban meninggal dunia, empat lainnya mengalami luka-luka demikian informasi di RS Premier Jatinegara.

Korban meninggal atas nama Bripda Topan Al Agung dari Unit 1 peleton 4 Polda Metro Jaya, sementara korban lainnya atas nama Bripda Feri (unit 1 peleton 4 PMJ) mengalami luka pada wajah, badan dan paha.

Korban lainnya Bripda Yogi (unit 1 peleton 4 PMj) mengalami luka di sekujur tubuh, Agung (17 tahun) berprofesi sebagai sopir swasta mengalami luka pada kaki, tangan dan badan.

Korban lainnya seorang mahasiswi bernama Jihan (19 tahun) mengalami luka melepuh pada tangan kiri.

Berdasarkan keterangan saksi Aris (27) pengendali Bus TransJakarta, ledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu malam 24/5/2017 terdengar dua kali dengan jeda waktu sekitar 10 menit sekitar pukul 21.00 WIB.

Ledakan pertama terdengar sekitar pukul 21.00 WIB yang keduanya dengan jeda sekitar 10 menit kemudian, ledakan tersebut menurut informasi terjadi di depan WC umum terminal Bus Kampung Melayu.

Untuk memudahkan pengungkapan TransJakarta telah mengizinkan Polda Metro Jaya untuk memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di Terminal Kampung Melayu.

Akibat ledakan itu membuat kerusakan pada halte TransJakarta, Kaca untuk penurunan pelanggan pada koridor 7 pecah.

Untuk sementara, halte tersebut berhenti operasi, pelayanan kembali normal menunggu dari instruksi Kepolisian.

“Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono sangat menyayangkan masyarakat dengan mudah dan merasa tidak bersalah telah menyebarkan foto-foto yang diduga korban yang telah beredar di pesan elektronik maupun dunia maya.

Dengan beredarnya foto-foto korban Ketua Pusat Krisis Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Dicky Pelupessy angkat Biar dan menilai membagikan foto korban kecelakaan atau teror tidak tepat karena menimbulkan rasa tidak nyaman bagi yang melihatnya.

“Kalau maksudnya supaya orang bersimpati melihat korban, belum tentu, reaksi pertama adalah “ngeri” ,ada perasaan tidak nyaman, ”kata Dicky

Gambar tubuh korban juga bisa memicu trauma pada orang yang pernah mengalami kejadian yang mirip atau serupa karena membangkitkan luka.

“Belum lagi kalau korban dilihat oleh keluarga, teman atau siapa saja yang mengenali, “sambung Dicky.

Selain itu, bila foto yang dibagikan adalah korban aksi terorisme, berpotensi meningkatkan rasa takut atas aksi tersebut.

Gambar-gambar korban kecelakaan atau teror, juga berisiko dilihat oleh anak anak. Orang tua sebaiknya tidak menunjukkan gambar-gambar tersebut ke anak apalagi jika tidak ada diskusi atau penjelasan. “Tidak ada pentingnya, manfaatnya, selain hanya memunculkan rasa takut atau ngeri, “kata pengajar di Fakultas Psikologi UI ini.

“Mari berempati dan menjaga perasaan mereka para keluarga korban dengan menjadi bagian dari orang yang lebih bertanggung jawab terhadap penggunaan media sosial kita, “tutup Dicky.

Bersamaan itu Kabid Humas Kombes Pol Argo mewakili Polda Metro Jaya Mengucapkan bela sungkawa atas musibah tersebut. “Kami ikut berduka cita atas kejadian itu dan telah gugur anggota Polda Metro Jaya yang sedang dalam pelaksanaan tugas mengamankan pawai obor, semoga keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan, Aamiin, “tutup Kombes Pol Argo.(Kar)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS