38819 KALI DIBACA

Polda Metro Jaya Usut Penyebar Foto Penggerebekan Pesta Gay Di Kelapa Gading Jakarta Utara

Polda Metro Jaya Usut Penyebar Foto Penggerebekan Pesta Gay Di Kelapa Gading Jakarta Utara
example banner

Jakarta | Media Realitas – Keberhasilan pelaksanaan tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, dan melindungi, mengayomi serta melayani masyarakat, selain ditentukan oleh kualitas pengetahuan dan keterampilan teknis Kepolisian yang tinggi sangat ditentukan oleh perilaku terpuji setiap anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia di tengah-tengah masyarakat.

“Guna mewujudkan sifat kepribadian tersebut, setiap anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya senantiasa terpanggil untuk menghayati dan menjiwai etika profesi Kepolisian yang tercermin pada sikap dan perilakunya, sehingga terhindar dari perbuatan tercela dan penyalahgunaan wewenang, “sebut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Selasa, 23/5/2017.

Maka lanjut Kabid Humas Kombes Pol Argo berdasar undang – undang dan kode etik Kepolisian itu, Polda Metro Jaya membantah telah menyebarkan video serta foto bugil 141 pria terduga penyuka sesama jenis atau homo seksual pasca digerebek pada Minggu 21/5/2017, di pusat kebugaran Atlantis Gym, Ruko Kokan Permata, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menegaskan saat ini Polda Metro Jaya sedang menyelidikan pelaku penyebar foto tersebut.

“Polisi telah bekerja secara profesional saat melakukan penggerebekan hingga proses pemeriksaan, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Dwiyono, “ungkap Kombes Pol Argo.

Kabid Humas Kombes Pol Argo melanjutkankan saat melakukan penggerebekan memang terdapat beberapa masyarakat sekitar yang menonton dan mengabadikan dengan HP, meski sudah dilarang petugas namun mereka tetap mengambil foto dan video secara diam-diam.

“Untuk foto-foto yang beredar, sedang kita selidiki, karena banyak masyarakat yang tahu kegiatan itu, Kami tidak tahu siapa yang memotret pertama kali, Dan, polisi tidak pernah mengedarkan, tetapi polisi sudah mencegah supaya masyarakat yang tidak berkepentingan untuk tidak memotret, kemudian beredar ke mana-mana, “tutup Kombes Pol Argo.(Kar)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS