76419 KALI DIBACA

Napi Abu Sumatra Berkeliaran, Kata Karutan Sudah Bebas Bersyarat

Napi Abu Sumatra Berkeliaran, Kata Karutan Sudah Bebas Bersyarat
example banner

Banda Aceh | Media Realitas – Rasyidin alias Cut Din (Abu Sumatera) (35) terlihat di seputaran Kota Lhokseumawe dalam dua hari ini, ‘ada diluar rutan, kemarin ada terlihat di sepuran Kota Lhokseumawe dan dirumahnya, apa memang sudah bebas dia atau apa kabur lagi bang, “ujar salah seorang sumber yang enggaan menyebutkan namanya Selasa (23/5).

Sementara itu Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Banda Aceh di Kajhu Fahyudi SH, saat di hubungi media ini melalui henponenya Selasa (23/5/2017) sekita pukul 18:30 Wib, membenarkan Rasyidin alias Abu Sumatra berada di luar rutan yang di pimpinnya.

Menurut Fahyudi lagi, benar Abu Sumatra berada di luar rutan karena sudah bebas, “dia sudah bebas dengan Pembebasan Bersyarat (PB) namun masih dalam pengawasan Rutan Banda Aceh, bukan rutan Kaju, Rutannya Banda Aceh letak rutannya yang di Kajhu, “sebut Fahyudi.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah berhasil melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banda Aceh dibantu oknum petugas KPLP, Rasyidin alias Cut Din alias Abu sumatera kembali berhasil ditangkap oleh aparat polres lhokseumawe, pada Jum’at (24/6/2016) silam.

“Abu Sumatra saat itu diamankan, Personil Satuan Reskrim Polres Lhokseumawe sekitar pukul 00:30 Wib kediamannya.

Oleh pihak Polres lhokseumawe, Rasyidin kemudian diserahkan kembali ke Lapas Banda Aceh, namun  belakangan pihak Lapas Lambaro, memindahkan kembali Abu Sumatera ke Rutan Kajhu Aceh Besar tanpa diketahui alasan pemindahannya.

Rasyidin alias Cut Din (Abu Sumatra) (35 tahun) merupakan  warga Ulee Jalan kecamatan Banda Sakti kota Lhokseumawe Nara Pidana (Napi) dalam sejumlah kasus kriminalitas di Aceh, diantaranya pada Mei 2014 mengancam Rusli dengan mengirim pesan singkat SMD ke handphonenya.

“Tersangka mengancam akan menembak Rusli beserta keluarganya, pernah meneror rumah Rusli dengan bom molotov.

Abu Sumatra juga pernah coba membakar rumah Faisal, anggota DPRK Lhokseumawe. Karena itu, Dia (Rasyidin Red) dijerat Pasal 187 Ke-2 KUHP Jo Pasal 53 KUHP atau ketiga Pasal 335 (ayat 1) Ke-1 KUHP Jo Pasal 65 KUHP dengan hukuman pidana penjara selama 5 tahun dipotong masa tahanan di pengadilan Negeri Lhokseumawe pada Rabu (4/2/2015) yang lalu.(Kar)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS