73619 KALI DIBACA

Aktifis Fojerat Tuding BPN Aceh Timur Tak Mau Bayar Honor Pengukur

Aktifis Fojerat Tuding BPN Aceh Timur Tak Mau Bayar Honor Pengukur
example banner

Idi | Media Realitas РMasyarakat lima kecamatan yang tergabung dala Forum Perjuangan Rakyat (Fojerat) merasa kecewa dengan pihak Badan Pertanahan Nasional, yang belum membayar upah (honor) mereka pada saat pengukuran tapal batas, dengan perusahaan perkebunan PT Bumi Flora (BF) dan PT Dewi Kencana pada tahun 2011 lalu.

Menurut Koordinator Fojerat Hasbi Abubakar Minggu (28/5/2017) pada media ini menyebutkan, dirinya bersama beberapa orang masyarakat yang tergabung dalam Fojerat mendapat tugas untuk membantu BPN dalam hal pengukuran tapal batas yang menjadi sangketa dengan pihak perusahaan perkebunan swasta itu.

“Mernurut Hasbi lagi, ada lima kecamatan di kabupaten Aceh Timur yang bersangketa dengan PT BF dan PT DK masing masing kecamatan Banda Alam, Idi Timur, Darul Ihsan, Idi Tunong, dan Peudada.

“Hasbi selaku kordinator pada pada saat itu kembali mempertanyakan upah / jerih payah mereka, kenapa hingga saat ini belum di bayar, padahal mereka tau uangnya sudah di amprah dari pemerintah kabupaten Aceh Timur.

“Hal yang sama juga di sampaikan salah seorang ketua kelompok dari kecamatan Darul Ihsan Bahrum, menurutnya kenapa mereka memakan jerih payah kami,

Masih menurt Bahrum lagi, kalau memang dari dulu dikatakan ini pekerjaan swadaya mengapa ada lis data amprahan dengan sejumlah uan, yang dibayar BPN aceh timur kepada buruh rintis, berarti kami di tipu oleh salah seorang pegawai BPN yang bernama Ariadi yang di tugaskan sebagai tim pengukur lapagan pada waktu itu, “ujar Bahrum.

“Masih kata Bahrum, waktu itu Hasbi Abubakar selaku koordinator forum forjerat, mengatakan sudah mengupayakan agar jerih payah kami yang bekerja di lapangan dibayar.

“Sudah saya usahakan dan mereka tidak mau bertanggung jawab (BPN Aceh Timur RED), “tambah Hasbi lagi.(Kar)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS