75919 KALI DIBACA

Jual Kusen dan Pagar begas Diatas Trotoar Ditertibkan

Jual Kusen dan Pagar begas Diatas Trotoar Ditertibkan
example banner

Pedagang Sempat Melawan

 

mediarealitas | MEDAN
Pedagang kusen dan pagar besi bekas disepanjang Jalan Brigjend Katamso, Kelurahan Sei mati, Kecamatan medan maimun, sontak kaget melihat kedatangan Satpol PP Kota Medan yang menertibkan kusen dan bekas pagar bekas milik para pedagang yang berada diatas trotoar,Senin (5/9).
Penertiban dilakukan karena para pedagang dianggap sudah melanggar peraturan daerah (perda), dengan memajangkan kusen dan pagar bekas diatas trotoar yang sangat mengganggu estetika kota.Penertiban ini dipimpin Kasatpol PP, M Sofyan.
Awalnya penertiban berjalan dengan lancar .Namun, belakangan sejumlah pedagang melakukan perlawanan. Mereka menolak dilakukannya penertiban. Tak pelak, kericuhan pun sempat terjadi. Akan tetapi perlawanan para pedagang itu berhasil diredam petugas satpol PP.
Sebelum penertiban ini dilakukan, para pedagang sudah berulangkali disurati agar tidak menjajakan dagangannya di atas trotoar. Namun surat peringatan tersebut tak ditanggapi sehingga dilakukan penertiban. Untuk ‘membersihkan’ kusen dan pagar bekas dari atas trotoar, Sofyan pun menurunkans ekitar 250 orang personelnya.
Melihat kedatangan para petugas satpol PP ini, para pedagang pun langsung meninggalkan calon pembeli dan mereka berusaha mempertahankan kusen dan pagar besi dengan sekuat tenaga agar tidak diangkut petugas Satpol PP. Namun upaya para pedagang tak berhasil, sebab mereka kalah kuat dan jumlah dari petugas Satpol PP.
Dan sebelum penertiban dihentikan, Kasatpol PP, Sofyan minta kepada Lurah Sei Mati, Asbin S yang datang mendukung penertiban untuk segera menyampaikan kepada para pedagang agar segera mengangkati kusen dan pagar bekas dari trotoar, sebab fungsinya bukan untuk berjualan melainkan tempat para pejalan kaki.
“Saya minta seluruh kusen dan pagar besi bekas ini dibersihkan dari atas trotoar sekarang. Apabila tidak dibersihkan, saya akan turunkan 10 truk lagi untuk mengangkut kusen dan pagar bekas ini!” tegas Sofyan.
Para pedagang yang sudah belasan tahun berjualan di tempat itu pun langsung ciut, mereka kemudian mengangkati satu persatu kusen dan pagar bekas. Ada yang meletakkany di halaman perkuburan, ada yang membawa ke dalam-dalam gang. “Saya minta tidak ada lagi yang berjualan disini. Jika kepadapatan berjualan lagi, seluruh kusen dan pagar bekas langsung kami angkut seluruhnya,” pungkasnya.(TBC)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS