Hendrik : Usulkan Pembentukan Pansus Hasil Audit BPK

oleh -46.489 views
anggota Komisi B DPRD Medan, Hendrik Halomoan Sitompul

IDUL FITRI

mediarealitas | Medan

 

Berangkat dari kerap menguapnya hasil temuan aduit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Politisi Partai Demokrat (PD) Kota Medan, Drs Hendrik Halomoan Sitompul MM mengusulkan dibentuknya Panitia Khusus (Pansus) hasil Audit BPK.

“Kita menyadari selama ini haril dari audit BPK ini kerap menguap dan tidak jelas hasilnya. Maka itu pantas jika digagas pembentukan Pansus hasil Audit BPK,” jelas Hendrik kepada wartawan di Medan, Selasa (02/08/2016).

BACA JUGA..  Brigif Raider 13/Galuh Adakan Pengobatan Masal

Hendrik menuturkan, ada banyak hasil audit BPK  atau hasil temuan BPK di beberapa SKPD sepertinya kurang mendapat tindaklanjut.“Misalnya soal Aset, Pendapatan Asli Daerah kerap menghiasi hasil audit BPK namun menguap begitu saja,” jelasnya.

Hendrik menilai, Pansus ini akan sangat strategis dalam mendukung performa APBD kedepan dan mendukung keberlangsungan pembangunan Kota Medan. “Ini yang kita tekankan  ke depan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hendrik juga menyarankan adanya evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemko Medan.

BACA JUGA..  Satlantas Polres Sumba Timur Bagi Air Bersih Kepada Warga Kampung Padadita

“Pembenahan ASN juga sangat penting terutama soal kompetensi dari ASN sehingga bisa mendukung keberlangsungan pemerintahan di Pemko Medan,” jelasnya.

Seperti dalam hal Aset, Hendrik menilai persoalan ini haruslah disikapi dengan serius mengingat Aset Pemko Medan sangat banyak sekali.

BACA JUGA..  Hadiri Deklarasi Jaga Pemilu Sehat Dan Jurdil, Dandim 0808/Blitar TNI Tetap Profesional Dengan Bersikap Netral

“Nah, soal aset ini harus menjadi perhatian dimana pendataan yang dilakukan harus terus menerus katena Aset Pemko Medan memiliki potensi yang sangat besar,” jelasnya.

Dalam persoalan ini, Politisi jebolan   Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI PPRA ke-52 ini mendukung dibentuknya Pansus aset setiap tahunnya dalam sebagai upaya memperbaiki tata kelola aset Kota Medan.