48419 KALI DIBACA

Wakil Walikota Medan Terima Delegasi KEITI Korea

Wakil Walikota Medan Terima Delegasi KEITI Korea
Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution didampingi Kepala Dinas Bina Marga Khairul Syahnan ST, Kepala Dinas Sosial Dan Tenaga Kerja Syarif Armansyah Lubis SH, menerima kunjungan Delegasi Korean Enviromental Industri and Tehnologi Institute (KEITI), Mr Moon Sung IK, Mr Shin Kyung Nam dan Mr Echon Won Hui, mereka didampingi anggota DPD RI asal Sumut Partlindungan Purba SH, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumut Ir Idahayati, Kamis (28/7) di Balai Kota Medan
example banner

mediarealitas | Medan

Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution didampingi Kepala Dinas Bina Marga Khairul Syahnan ST, Kepala Dinas  Sosial Dan Tenaga Kerja Syarif Armansyah Lubis SH, menerima kunjungan Delegasi Korean Enviromental Industri and Tehnologi Institute (KEITI), Mr Moon Sung IK, Mr Shin Kyung Nam dan Mr Echon Won Hui, mereka didampingi anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba SH, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumut Ir Idahayati, Kamis (28/7) di balai Kota Medan, kunjungan ini dimaksud untuk menawarkan kerja sama di dibiang lingkungan hidup dengan Pemko Medan

            Mr Moon Sung Ik selaku pimpanan Delegasi menjelaskan, kunjungan ini terkait melakukan riset sehubungan adanya kerja sama KEITI dengan Bappenas di bidang pengelolaan limbah sampah yang akan membangun 3  pulau sampah di Indonesia guna memperoduksi energy, salah satu dari pulau sampah tersebut berada di Sumatera Utara tepatnya di Pulau Nias.

            “ Kami menyempatkan diri untuk menawarkan kerja sama dengan Kota Medan khususnya di bidang limbah sampah, dahulu Korea juga menghadapi masalah besar tentang limbah sampah, namun dengan adanya peraturan dan administrasi serta invest riset, limbah sampah dapat diatasi dan kami ingin berbagai kepada negara yang membutuhkan, “ ujar Mr Moon Sung Ik.

            Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution menyambut baik tawaran kerja sama ini, namun dia menjelaskan bahwa pemerintah Kota Medan sudah banyak melakukan kerja sama tentang pengelolaan sampah di Kota Medan dengan para investor negara lain, saat ini Pemko Medan sudah melakuka kesepakatan dari  investor dari negara Jepang sampai saat ini sedang menunggu, namun samapai saat ini belum ada jawaban dari investor tersebut.

            “ Sampai saat ini kami sedang menunggu dari Investor negara Jepang, dan kami menyambut baik tawaran kerja sama tersebut, tentang kesepakatan dengan investor yang sampai saat ini belum ada jawaban memang perlu di evaluasi, mengngingat produksi sampah di Kota Medan mencapai 2000 ton setiap hari, sampah di Kota Medan harus segera diatasi dikelola menjadi sumber energy. Di harapkan pertemuan ini menjadi transfer  pengalaman dan ilmu untuk kemanjuan pembangunan di Kota Medan, “ ujar Akhyar.(ril)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS