38519 KALI DIBACA

Terkait, Pemberitaan Di Serobotnya Lahan BPRPI Investor : Petani Tergoda Harga Tinggi

Terkait, Pemberitaan Di Serobotnya Lahan BPRPI  Investor : Petani Tergoda Harga Tinggi
Foto : Lahan Petani di Desa Sampali Percut Sei Tuan

mediarealitas | Deli Serdang 


Terkait pemberitaan di serobotnya lahan yang diklaim milik Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia, ( BPRPI),  di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang ( 12/6).

Petani menjualnya kepada investor karena tergiur uang yang banyak ( Harga Tinggi).

Menurut, salah satu sumber, orang kepercayaan investor, yang namanya tidak mau ditulis, menyebutkan, para petani tergiur dengan tingginya harga yang di tawarkan oleh investor, ditambah meningkatnya kebutuhan petani dan ketidak jelasan hak lahannya di karenakan surat yang timpang tindih, serta kebutuhan produktif maupun konsumtif, akhirnya banyak yang melepas lahannya ketangan investor. ‘Ucapnya, kepada mediarealitas (19/6) siang.

“ Kebutuhan petani meningkat, sehingga godaan menjual lahan tersebut sangat besar. Lanjut Sumber.

Petani melepas lahannya di karenakan surat yang timpang tindih dan takut ditambah lagi para pengurus di BPRPI sudah banyak yang membelot, makanya petani tersebut menjual lahannya kepada investor.

“ Petani takut bang, karena surat lahan yang diberikan pihak BPRPI timpang tindih ( Doebel) dan pengurusnya pun sudah banyak yang membelot karena tidak percaya lagi kepada ketuanya. “ Ungkap Sumber.

Setelah masuknya investor kemari, warga disini senang, karena telah ada aliran listrik dan menambah penghasilan serta mengurangi pengangguran.

“ Setelah investor membeli lahan petani, warga disini senang karena aliran listrik jadi ada dan membuka lapangan kerja serta berkurangnya pengangguran. “Tutur Sumber.

Investor membeli lahan sekitar 10 hektar dari petani yang ada disini, untuk pembibitan buah pepaya, pembibitan pohon jati dan lain-lain, serta mempekerjakan warga Desa Samapali sini bang. “ Terang sumber.

Ketidak percayaan para pengurus dan petani disebabkan, sudah banyak yang menjadi korban, seperti yang dialami pengurus BPRPI, yang bernama awang sampai saat ini ditahan pihak kepolisian karena telah mempertahankan lahan, tampa ada pertanggung jawaban, serta tidak trasparanya tentang lahan lindung yang di kuasai orang lain.

” Ketua BPRPI Desa Sampali, Feripribadi, tidak transparan dan tidak bertanggung jawab terhadap anggotanya, makanya banyak yang membelot dan membuka kelompok –kelompok tani.” Tutur sumber.

Feripribadi, tidak menjalankan fungsinya sebagai ketua BPRPI, dengan baik yang didasari dengan berbagai permasalahan di lahan dan pengurus. “ Ungkap Sumber

“tidak pernah mengumpulkan teman-teman pengurus serta tidak transparan dalam permasalahan lahan dan telah mengeluarkan surat pencabutan Surat Kepengurusan (SK) pengurus tampa ada musyawarah, terhadap Mulyono dan Ferianto

“ Ketua BPRPI, telah melanggar AD/RT, karena tampa ada musyawarah mengeluarkan membekukan/ mencabut Surat Kepengurusan (SK) serta  tidak transparan. “ Lanjut Sumber.

Terpisah, Feripribadi, saat ditemui mediarealitas di kantornya mengatakan, di keluarkanya Pencabutan/ membekukan Surat Kepenhurusan (SK) mereka berdua, karena telah melanggar AD/RT, serta tidak pernah mengadukan prihal di lapangan dan telah di musyawarahkan.

“ Pengurus itu di keluarkan karena telah melanggar AD/RT. Dan tidak aktif dalam melakukan kegiatan perjuangan BPRPI serta telah turut serta menjual lahan. “ Ucap Feripribadi.(19/6), malam.

Prihal awang pihak BPRPI, telah memberikan bantuan seperti uang dan mengurus kamarnya ketempat yang lebih baik di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Labuhan.

“ Awang telah kami urus bahkan sampai dengan ke LAPAS, yang mana awalnya dia ditempatkan satu kamar berjumlah 40 orang, kini awang kami pindahkan dikamar yang berjumlah 7 orang. “ Lanjut Feri.

Sementara, Awang saat di hubungi mediarealitas, melalui Handphone (telepon selular) Milik Feri, mengatakan sangat berterima kasih kepada seluruh pengurus BPRPI, yang telah membantunya. “ Katanya.

“ Saya sangat berterima kasih sekali kepada seluruh pengurus BPRPI, terutama kepada Feripribadi selaku ketua, semoga dapat bersabar dalam menghadapi semua cobaan’ Lanjut Awang.

Pantauan, mediarealitas di lokasi telah terpasang aliran listrik, serta para petani sedang bercocok tanam, serta ada tempat  pembibitan milik investor di lahan tersebut ( Zamal)

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS