48519 KALI DIBACA

Sekda Buka Rapat Evaluasi Penerimaan PBB Kota Medan Triwulan II Tahun 2016  

Sekda Buka Rapat Evaluasi Penerimaan PBB Kota Medan  Triwulan II Tahun 2016   
Sekretaris Daerah Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis saat membuka Rapat Evaluasi Penerimaan Pajak Bumi Bangunan (PBB) Kota Medan triwulan II tahun 2016 di Hotel Grand Serela Jalan Gatot Subroto Medan, selasa (31/5).
example banner

mediarealitas | Medan

Hasil penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menunjukkan pergerakan yang cukup baik. Total penerimaan saat pekan panutan pembayaran PBB dari 21 kecamatan sebesar 2.385.623.011 (dua milyar tiga ratus delapan puluh lima juta enam ratus dua puluh tiga ribu sebelas rupiah).

Hal ini dikatakan Sekretaris Daerah Kota Medan Saiful Bahri mewakili Walikota pada acara Rapat Evaluasi Penerimaan Pajak Bumi Bangunan (PBB) Kota Medan triwulan II tahun 2016 di Hotel Grand Serela Jalan Gatot Subroto Medan, selasa (31/5).

Menurutnyan, hasil ini cukup menggembirakan, namun kondisi tersebut tidak hanya berhenti sampai disini. Masih banyak lagi upaya yang harus dilakukan guna mensukseskan penerimaan dari sektor PBB agar dapat memenuhi target  yang telah ditetapkan.

“Untuk itu saya minta kepada pihak Dinas Pendapatan (Dispenda), pihak Kecamatan dan kelurahan untuk dapat memantaunya yang di koordinir oleh Asisten Pemerintahan. Jangan ada lagi yang tertinggal. Itu harus saya garis bawahi untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab”ujarnya

Pada kesempatan tersebut Walikota Medan juga mengajak para camat dan lurah yang merupakan tokoh masyarakat untuk bekerja sepenuh hati serta agar aktif dan mengayomi masyarakat.

“Tak bosan saya mengajak kita sebagai Aparatur Pemerintah Kota Medan, agar memberikan pelayanan publik terbaik. Jangan mempersulit masyarakat. Tetap bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditentukan. Ciptakan harmoni dalam bekerja. Medan ini rumah kita. Milik kita. Kita yang mengurusi, kita yang menjaga. Insyaallah, rumah ini bisa menentramkan hati kita yang berhuni didalamnya” ungkap Walikota Medan.

Muhammad Husni SE MSi selaku Kadispenda Kota Medan dalam laporannya menyampaikan, pembangunan di Kota Medan tidak terlepas daripada modal pembangunan, salah satunya sektor pajak.

“Oleh karenanya peran konsolidasi, peran komunikasi, peran kordinasi sangat memegang peran yang penting bagaimana kita memberhasilkan target pada tahun 2016 ini” ungkapnya.

Sebagai satuan perangkat daerah yang dimaknai memiliki sebuah tugas utama melakukan pungutan pajak daerah, khusunya PBB, Dispenda meminta dukungan para camat, lurah serta kepala Unita Pelaksana Teknis (UPT) dan staf Dispenda yang telah disepakati dalam tuangan APBD agar bersama-sama mengoptimalkan kinerja. Pemerintah Kota sangat membutuhkan stimulan yang kuat sehingga pembangunan kota dapat lebih optimal sejalan dengan pencapaian visi, misi Walikota Medan yang akan diemban dalam 5 tahun kedepan.

“Makna inilah harus sama-sama kita cermati, makna  inilah harus sama-sama kita lakukan evaluasi, untuk saling mendukung, untuk saling menguatkan, untuk saling mengembangkan potensi yang ada. Sehingga mari sama-sama kita kejar, kita bangun jembatan nurani, kita bangun jembatan komunikasi dengan segala bidang. Kami yakin kalau sama-sama kita membangun kekuatan tidak ada yang tidak bisa. Untuk itu, peran peningkatan kinerja, peran-peran yang dilakukan oleh semua pihak kami sangat harapkan dukungan secara optimal dan maksimal” ujar Husni.

Mengenai kebiasaan masyarakat membayar PBB setelah jatuh tempo, Husni menghimbau agar camat dan lurah dapat berperan menyuruh masyarakat untuk membayar PBB sebelum jatuh tempo.

“Ada kebiasaan masyarakat membayar PBB menunggu jatuh tempo, yaitu 31 agustus. Makanya kita lakukan kegiatan evaluasi lebih cenderung tahapan menghimbau dan mengevaluasi terhadap peran-peran yang dilakukan oleh masing-masing stakeholder PBB. Artinya tujuan ini lebih kepada mengajak camat dan lurah untuk menyuruh masyarakat membayar PBB sebelum jatuh tempo. Kebiasaaan-kebiasaan ini sebenarnya sangat terkait dengan fungsi-fungsi masyarakat, untuk itu masyarakat harus juga dihimbau dan disentuh” ungkapnya.(LR)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS