41519 KALI DIBACA

Redam Pornografi, Kak Seto Minta Ada Perda Aturan Jam Buka Warnet

Redam Pornografi, Kak Seto Minta Ada Perda Aturan Jam Buka Warnet
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi (Kak Seto)
mediarealitas | Jakarta

 

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi (Kak Seto) menyebut salah satu faktor terkuat yang dapat merusak otak anak-anak adalah bebasnya jaringan internet, terutama masih bebasnya jam buka Warung Internet (Warnet) di Indonesia. Maklum saja, sampai saat ini belum ada aturan mengenai jam buka dan tutup Warnet dari Peraturan Daerah (Perda).

“Memang realita belum ada, mohon itu ditegaskan betul-betul. Dalam peraturan daerah Bupati atau Wali Kota,” ujarnya saat di Polda Metro Jaya, Jumat (3/6).

Meski begitu, kata Kak Seto, kejahatan terhadap anak tidak hanya timbul akibat internet. Peran televisi dan media juga sangat berpengaruh.

“Salah satunya bukan hanya itu saja. Dari TV juga ada. TV itu apa ya, pendidikan 0,07 persen, iklan hampir 40 persen, sinetron sekitar 30 persen. Kadang-kadang sinetron kualitasnya kan tidak layak anak,” katanya.

Artinya internet memang berpengaruh, lanjutnya, tetapi sifatnya individual sekali. Namun jika televisi lebih luas jangkauannya, sehingga tayangan terlalu vulgar dapat mengganggu tumbuh kembang anak.

“Itu infonya dari kominfo yang saya catat dari salah satu penelitian Kominfo isi TV sekian persen. Pendidikan hanya 0,07 persen,” bebernya.

Kak Seto mengharapkan peran penting dari orangtua. Pasalnya anak-anak kini setidikit pengawasan atau tidak dikontrol oleh orangtua, sehingga mereka meluangkan waktu kosong tersebut untuk mengakses internet.

“Mereka bebas mengakses berbagai macam informasi. Seharunya orangtua dapat luangkan waktu buat anak, mau itu dongeng, makan bersama dan juga nyanyi bersama dengan cipta lagu bersama anak,” pungkasnya.(mrdk)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS