51919 KALI DIBACA

Mari Bangun Budaya Islami yang Damai di Tengah Masyarakat

Mari Bangun Budaya Islami yang Damai di Tengah Masyarakat
Wali Kota Medan, Drs Dzulmi Eldin S MSi mengahdiri peringatan Nuzulul Qur’an tersebut bersama Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution, Sekda Kota Medan, Ir Syaiful Bahri Lubis, Wakil Ketua DPRD Medan, Iswanda Nanda Ramli, Ketua FKUB Kota Medan, Drs Falit Muda Harahap, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pimpinan SKPD, camat, lurah, ibu-ibu pengajian serta finalis Akademik Sahur Indonesia (AKSI) asal Kota Medan, Adila Putri Hafzi,
example banner

mediarealitas | Medan

            Peringatan Nuzulul Quran  yang digelar Pemko Medan di arena Medan Fair Taman Sri Deli Jalan Sisingamangaraja Medan berlangsung meriah dan dihadiri ribuan umat Muslim, Selasa (21/6) malam.  Al Ustadz kondang asal ibukota, Al Habsy dalam tausiahnya mengajak warga Kota Medan untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum untuk meng-Alqur’an kan masyarakat dan memasyarakatkan Al Qur’an. Dengan demikian Al-Qur’an menjadi pedoman hidup di tengah-tengah  masyarakat.

                Wali Kota Medan, Drs Dzulmi Eldin S MSi mengahdiri peringatan Nuzulul Qur’an tersebut bersama Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution, Sekda Kota Medan, Ir Syaiful Bahri Lubis, Wakil Ketua DPRD Medan, Iswanda Nanda Ramli, Ketua FKUB Kota Medan, Drs Falit Muda Harahap,  tokoh agama, tokoh masyarakat,  tokoh pemuda, pimpinan SKPD, camat, lurah, ibu-ibu pengajian serta finalis Akademik Sahur Indonesia (AKSI) asal Kota Medan,  Adila Putri Hafzi,

            Ajakan ini disampaikan Al Habsy karena melihat Al Qur’an sudah langka dibaca masyarakat, termasuk mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari. Padahal Nabi Besar Muhammad SAW menyatakan ibadah yang paling afdol dilakukan itu adalah membaca Al Qur’an. Untuk itulah Al Habsy mengajak seluruh yang hadir untuk kembali meng-Alqur’an kan masyarakat dan memasyarakatkan Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

                “Ayo tanamkan dalam diri kita untuk mencintai Al Qur’an. Mari sinari rumah kita dnegan Al qur’an. Jika Al Qur’an  sudah masuk dalam jiwa, bukan hanya manusia saja yang merasakan manfaatnya tetapi juga sleuruh alam semesta. Itu sebabnya Al Qur’an merupakan penyelamat dunia dan akhirat,” kata Al Habsy.

                Ditambahkannya lagi, apabila ada rumah yang tidak pernah disinari Al Qur’an  (tak pernah terdengar ada bacaan Al Qur’an di dalamnya), maka rumah itu tegas Al Habsy tak ubahnya seperti kuburan. Rumah seperti itu akan jauh dari keberkahan, sebab malaikat enggan memasuki rumah tersebut.

                Selanjutnya Al Habsy mengajak semua, muali dari pemeimpin sampai masyarakat jelata untuk kembali kepada Al Qur’an. “Seluruh isi dan kandungan dalam Al qur’an jadikan pegangan hidup sehari-hari, seperti yang dilakukan Rasullah semasa hidupnya dimana beliau tak ubahnya seperti  Al qur’an yang berjalan bagi orang-orang disekeliling beliau,” ungkapnya.

                Sebelum mengakhiri tausiahnya ,  Al Habsy memperkenalkan kepada pengunjung dara cantik asal Medan, Adila Putri Hafzi, peserta Akademisi Sahur Indonesia yang kini masuk semifinal 8 besar. Selanjutnya Al Habsy mempersilahkan kepada Adila untuk membacakan ayat suci Al qur’an. Lantunan suara Adila membuat seluruh pengunjung terpesona.

                Sementara itu Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi dalam sambutannya mengatakan, dalam membangun masyarakat ayng sejahtera, Al Qur’am mewajibkan umat manusian   untukmenunaikan tugas-tugas kemanusiaan, serta meningkatkan kesalehan sosial. Al Qur’an juga mengajarkan tanggung jawab sosial kepada setiap orang yang memiliki harta dan kekayaan, untuk membantu kaum dhuafa, agar mereka dapat keluar dari lingkaran kemiskinan.

                Selain itu kata Eldin, Al Qur’an juga mewajibkan untuk menyantuni kaum dhuafa dengan mengeluarkan zakat, serta anjuran mengeluarkan infak dan sedekah. “ Melalui zakat, infak dan sedekah itulah kita dapat secara berkelanjutan mengentaskan kemiskinan serta menolong saudara-saudara kita yang masih dalam kekurangan,” kata Wali Kota.

                Eldin selanjutnya mengungkapkan, Pemko Medan saat ini terus melaksanakan berbagai program pembangunan yang ditujukan untuk meningkatkan  kecerdasan sosial sekaligus kesejahteraan rakyat, diantaranya melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, pengentasan kemiskinan dan perluasan lapangan pekerjaan.

                “Upaya yang terus menerus kita lakukan ini bukan hanya sekedar melaksanakan prioritas program pemerintah, tetapi juga wujud nyata dari pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan yang diperintahkan agama kepada kita,”  ungkapnya.

                Kemudian Eldin mengajak semua untuk merenungkan makna peringatan Nuzulul Qur’an. Untuk itu di bulan yang penuh berkah, rahmat dan ampunan dari Allah SWT ini, Eldin berpesan untuk terus meningkatkan  iman, ilmu dan kepedulian kepada sesame masyarakat, terutama masyarakat Kota Medan sebagai upaya mewujudkan Medan kota masa depan yang humanis, sejahtera dan religius.

            “Saya berharap melalui peringatan Nuzul Qur’an ini, kita bisa bahu membahu membangun rumah kita dengan berbagai program pembangunan yang tepat dengan kerja keras, sekaligus sebagai bentuk ibadah, kehormatan dan amanah yang harus diwujudkan bersama-sama. Mari kita bangun budaya Islami yang damai di tengah-tengah masyarakat,” ajaknya.

                Sedangkan Plt Kadis Kebudayaan dan pariwisata Kota Medan, Drs Hasan basri MM dalam lapaorannya mengatakan, peringatan Nuzulul Qur’an ini digelar sebagai bagian dari syiar agama Islama yang tujuannya akan mendorong peningkatan aktifitas masyarakat kota Medan agar lebih memuliakan bulan suci Ramadhan, serta meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat Islami Kota Medan.

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS