91619 KALI DIBACA

Kebun Sampali Yang Diklaim Milik BPRPI, Di Garap Pengembang

Kebun Sampali Yang Diklaim Milik BPRPI, Di Garap Pengembang
Masyarakat BPRPI sedang mendirikan patok dan bendera di lokasi di robohkannya musholla

mediarealitas | Deli Sedang

Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia (BPRPI), mengklaim lahan, di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, seluas 1800 di hektar, yang selama ini di kuasai PTPN II, adalah milik mereka.

Menurut mereka, hal ini sesuai dengan amar Putusa Mahkamah Agung (MA) RI yang di keluarkan pada 23 Januari 2016, Akan tetapi yang menjadi hak masyarakat BPRPI itu telah direbut para Pengembang melalui kelompok Tani yang mengatasnamakan, Gabungan Kelompok Tani ( Gapoksi).

Karena itu, Ketua Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia (BPRPI) Desa Sampali Dedek, yang diwakili, Seketarisnya Budi, mengtaakan Kepada mediarealitas, pihak Kelompok tersebut telah mengangkangi putusan MA itu. “ Ucapnya (5/6).

Kebun Desa Sampali adalah milik masyarakat BPRPI, yang sudah dimenangkan dalam persidangan di pengadilan Lubuk Pakam dan di Mahkamah Agung.

Hal ini telah di umumkan kepada publik, biar para kelompo Tani  dan para pengembang tau, bahwasanya sudah ada keputusan tersebut. “ Sambung Budi.

Pengembang dan para Kelompok Tani  telah menghancurkan musholla yang telah di Bangun BPRPI di lahan tersebut dengan meratakannya dengan alat berat. “ Lanjut Budi.

BPRPI tidak akan diam atas tindakan para kelompok dan pengembang tersebut dan akan membuat perhitungan atas rusaknya musholla itu.

“ Kami tidak aka diam saja atas perbuatan mereka. “ Terang Budi.

Pengembang dan kelompok Tani telah menghancurkan musholla yang telah di bangun BPRPI di lahan tersebut serta mengusir dan mengintimidasi para petani.  

“ Pengembang dan kelompok Tani telah meghancurkan musholla dan mengusir para petani di lahan tersebut. “ ungkap Budi.

Masyarakat Adat yang tergabung dalam kelompok Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia ( BPRPI), meminta agar pihak pengembang dan kelompok Tani segera membangun kembali  musholla yang di rubuhkan itu dan aparat keamanan diminta menangkap kelompok Tani tersebut

“ Kami minta kepada pihak yang berwenang menangkap pelaku perobohan musholla tersebut . “ Pinta Budi.

Sementara itu, salah satu kelompok Tani yang tergabung di Gabungan Kelompok Tani.( Gapoksi ), yaitu kelompok Tani Surya ( KTS),  yang diketuai Hendramawan alias Bombom, saat di komfirmasi mediarealitas mengatakan, lahan  tersebut adalah milik Rakyat Indonesia.

“ Lahan tersebut milik masyarakat Indonesia, dan bukan milik siapapun. “ Katanya.

Pantauan mediarealitas di lokasi, terlihat bekas bangunan musholla rata dengan tanah, serta puluhan masyarakat yang tergbung di kelompok BPRPI sedang siap siaga dan sekaligus mendirikan patok bendera di bekas di robohkannya musholla tersebut, serta beberapa aparat keamanan dari Polsek Percut Sei Tuan di turunkan ke lahan itu untuk mengantisipasi bentrokan. (zm).

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS