example banner
52119 KALI DIBACA

Abang Adik tak Akur, Anak alu (Lumpang) Mendarat di Pipi

Abang Adik tak Akur, Anak alu (Lumpang) Mendarat di Pipi
Sunarti saat melaporkan abang kandungnya Herman di Polsek Percut Sei Tuan
example banner
mediarealitas | Percut Sei Tuan
Adik kandung dari 3 bersaudara Sunarti (33) Warga Jalan Bejo Gang Iqra Pasar 4 Kelurahan Benteng Hilir Kecamatan Percut Sei Tuan terpaksa harus melaporkan abang kandungnya Herman (40) alias Gambreng ke Polsek Percut Sei Tuan Selasa (24/5) 22.00 wib.
Kronologis kejadiannya pada pukul 05.00 wib saat koban bangun dan ingin memasakkan makanan buat sarapan anak dan suaminya didapur.sebelum korban mulai memasak didapur, korban hendak kekamar mandi untuk mencuci muka yang bertepatan kamar mandi dan dapur hanya berjarak beberapa meter saja.
Setelah keluar dari kamar mandi dan ingin memulai membuat bumbu untuk digiling, korban pun terkejut mendengar pintu kamar mandi digedor oleh seseorang yang tidak diketahuinya siapa yang masuk kekamar mandi setelah dirinya (korban).setelah dilihat dari dapur, tidak kelihatan karena posisi lampu kamar mandi dalam keadaan rusak dan gelap
Kemudian karena penasaran merasa kebisingan dan terkejut ,ibu dua orang anak ini langsung menghampiri kamar mandi dan meninggalkan gilingan bumbu yang akan dikerjakannya.sesampainya didepan kamar mandi ,korban melihat bahwa yang berada didalam kmar mandi tak lain adalah abang kandungnya yang paling besar Herman (pelaku).tidak senang dilihat oleh korban,pelaku pun lantas menyiram korban dengan air sehingga basah kunyup dan korban pun langsung pergi serta melanjutkan pekerjaannya didapur.
Kemudian, tak sampai situ saja, selain menyiram korban dengan air, pelaku pun keluar dengan bertelanjang dada mengambil kayu yang berada disamping kamar mandi (alu anak lumpang), korban yang ingin melanjutkan menggiling bumbu dihantam oleh pelaku dengan menggunakan kayu tersebut dari belakang hingga korban menjerit dan terjatuh,korban pun mengalami luka dipipi sebelah kiri dan mengeluarkan darah segar yang langsung dilarikan keklinik terdekat,korban pun mendapatkan 14 jahitan luar dan dalam.
Keributan tersebut pun membuat satu rumah terbangun dan melerai keributan tersebut.rumah warisan yang dihuni dua kluarga abang beradik tidak pernah akur, pasalnya abang kandung yang paling besar selalu memukuli adiknya sendiri.
” Selalu mukuli dia bang (pelaku), tapi masih dibiarkan,inilah yang paling parah,makanya ga tahan aku langsung kulaporkan bang kepolisi “,ujar korban kepada wartawan.
Ditambahknnya lagi ,Herman (pelaku) sudah dua kali berumah tangga yang memiliki satu orang anak sudah setahun ini tinggal dirumah warisan milik orang tuanya.,namun semenjak tinggal satu rumah,korbn dan pelaku selalu tidak akur.
Kemudian karena tidak tahan atas perbuatan abang kandungnya, korban pun mendatangi Polsek Percut Sei Tuan untuk melaporkan kejadian ini.
” Saya belum terima laporannya dari anggota,kalau memang tidak bisa diambil jalan tengah ya kita tangkap pelakunya “,ujar kapolsek (Raf)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS