Wali Murid Resah, Pungli Berkedok Perpisahan, Terjadi  Di  SDN 090640

oleh -79.489 views

IDUL FITRI

Medan | mediarealitas

Pungutan liar yang dilakukan kepala  Sekolah Dasar Negeri 060940, di Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, yang meminta persetujuan kepada 38 siswa  kelas 6, agar memberikan tanda tangan untuk membayar iuran berkisar Rp 200 Ribu per siswa.

REALITAS TV

                Wali Murid yang namanyan tidak mau ditulis kepada mediarealitas mengatakan, keberatan dengan dibebankannya untuk membayar uang perpisahan tersebut.(25/4/2016). “Katanya.

 “saya sangat keberatan dengan dikutipnya biaya perpisahan itu.”terangnya.

 Pasalnya, kebijakan kepala sekolah tersebut sudah terlalu berlebihan, karena acara yang akan di gelar di sekolahan itu, hanya pentas seni  yang biayanya hanya berkisar 4 juta saja.

BACA JUGA :   Bupati Bogor Hadiri Mukab VIII KADIN Kabupaten Bogor

 “lanjut wali murid.

                “Coba hitung saja dengan jumlah siswa kelas 6 di sekolah itu sekitar 38 siswa, yang diwajibkan membayar Rp 200 Ribu per siswa, yang jumlah uangnya  berkisar Rp 7,5 juta , berarti berlebih Rp 3,5 juta, mau dikemanakan kelebihan uang tersebut. “ungkap wali murid.

Terpisah, kepala sekolah dasar negeri 060940, Hajjah Roslita, mengungkapkan bahwa hal tersebut sudah disetujui  para siswa serta wali murid kelas 6. “katanya kepada mediarealitas dan memperlihat daftar hadir yang telah ditanda tangani wali murid.

BACA JUGA :   7 Terduga Pelaku Pungli di Pasar Inpres Lhokseumawe Diamankan Polisi

“ ini sudah disetujui seluruh siswa serta  para wali murid kelas 6 untuk  membayar uang perpisahan  yang sebelumya  telah dirapatkan terlebih dahulu kepada seluruh para wali murid kelas 6.”lanjut Roslita.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) kota medan baru-baru ini telah mengintruksikan kepada seluruh sekolah baik SD, SMP, SMA, SMK negeri maupun swasta di medan, agar tidak melakukan kutipan biaya perpisahan maupun penerimaan rapor.

BACA JUGA :   Pangdam I /BB Silaturahmi Dengan Komponen Masyarakat Sumut

Kepala Dinas Pendidikan (kadisdik) kota medan, Marasutan Siregar memberikan surat edaran tertanggal 21 Maret 2014.

                “ terkait larangan kutipan uang perpisahan dan rapor harus didukung penuh dan barang siapa yang tidak menjalankan intruksi tersebut akan diberikan sanksi tegas. “katanya baru-baru ini kepada wartawan.(tim)

UPDATE CORONA