Tokoh Nelayan dan Pemerhati Laut,Minta Pemilik Kapal Ditangkap

oleh -70.489 views

IDUL FITRI

Sergai | mediarealitas

            Hanya sekitar 3 jam setelah terdengar adanya kapal Pukat Grandong Teri asal Belawan ditangkap Sat Pol Air Polres Sergai,puluhan Tokoh Nelayan dari berbagai kecamatan menggeruduk Mako Sat Pol Air yang berada di Tanjung Beringin (Bedagai),Selasa (19/4) sore.

REALITAS TV

            Salah satunya,Zulham dan Erlan Tobi Tokoh Nelayan Tradisional dari kecamatan Tanjung Beringin,Muslim dari kecamatan Teluk Mengkudu dan Misno salah seorang Mahasiswa Pemerhati Lingkungan Laut,dari Pantai Cermin serta puluhan Kelompok Nelayan lainnya.

            Kehadiran mereka disambut oleh Kasat Pol Air Polres Sergai,AKP Edi Plantino disebabkan Kapolres Sergai AKBP Hernowo,baru saja meninggalkan Mako Sat Pol Air Tanjung Beringin dan dalam hal ini mereka diterima oleh Kasat Pol Air dan Kasat Intelkam Polres Sergai AKP B. Siahaan.

            Erlan Tobi dalam orasinya dihadapan Kasat Pol Air dan Kasat Intel Polres Sergai serta Personil Sat Pol Air Tanjung Beringin mengatakan,”atas nama nelayan Tradisional kami bangga dengan hasil jerih payah Personil Sat Pol Air Sergai,mengamankan wilayah perairan tangkapan ikan di Sergai sehingga penghasilan Nelayan kita akhir ini cukup lumayan.Kami siap mendukung kinerja dan program Polres Sergai,untuk itu tolong sampaikan kepada Kapolres bahwa Nelayan Bedagai siap membantu”,ucap Tobi bersemangat.

            Sedangkan Zulham,Tokoh Nelayan yang kemarin ikut berorasi ke kantor Gubsu di Medan mengatakan,”kami sangat mengapresiasi kinerja Personil Polres Sergai dibawah Kendali AKBP Hernowo,sebab dalam tempo beberapa bulan saja sudah banyak memberantas Pukat Trawl diperairan Sergai,dimana nelayan Sergai menggantungkan hidupnya.Atas nama Nelayan Tradisional,kami minta Kapoldasu,Pangdaeral/I Belawan,Pangdam I/BB dan Plt Gubsu HT Erry Nuradi untuk mendukung gebrakan Polres Sergai,dalam mengamankan perairan Sergai dari Penjarah laut tersebut dan jangan lagi dilepaskan”,ungkap Zulham.

            “Kami minta jangan ada lagi intervensi dan beking-bekingan kepada Pelaku atau Kapal Trawl dan sejenisnya,sehingga membuat resah nelayan di Sergai yang semakin terhimpit ekonominya,sebaliknya dengan leluasanya Pemilik Kapal dengan bekingnya tentu saja hanya untuk memperkaya diri sendiri dan bukan membantu yang lemah.Jelas itu sudah melanggar Kepmen nomor 02 Tahun 2015 Tentang Penggunaan Alat Tangkap”,pungkas Zulham.

BACA JUGA :   Berantas Narkoba, Polisi Berhasil Tangkap 2 Tersangka Pemilik 3 Kg Ganja Kering

            Muslim salah seorang Tokoh Nelayan dari Desa Sentang kecamatan teluk Mengkudu,dalam orasinya mengatakan,”Hukum jangan ada memihak kepada yang punya uang dan beking,untuk itu kita minta Tangkap dan Adili Pemilik Kapal karena jelas melanggar Undang-undang nomor 45 Tahun 2009,untuk itu kita minta Pemilik Kapal dapat dilanjutkan ke Pengadilan.Kita angkat salut kepada Polres Sergai,dan untuk itu harus kita beri penghargaan”,tegas Muslim.

BACA JUGA :   Bupati Bogor Hadiri Mukab VIII KADIN Kabupaten Bogor

            Sementara itu Misno, mewakili Kelompok Mahasiswa Pemerhati Laut dalam kesempatan itu berharap,agar Kapal-kapal yang ditangkap dapat dimusnahkan dan jangan ada lagi dilelalng,supaya tidak lagi melakukan pelanggaran daerah tangkap,katanya berharap.-(ebs)

Foto :

Tokoh Nelayan Tradisional dan Warga beberapa kecamatan di Sergai,orasi di Mako Sat Pol Air Tanjung Beringin.

UPDATE CORONA