Diduga Bermasalah,Pengerjaan Preservasi Jalan Lingkar Rantauprapat

oleh -213.489 views

IDUL FITRI

Jika hal ini dibiarkan, jelas bahaya kecelakaan bakal banyak mengancam pangguna jalan di sepanjang Jalan Lingkar Rantauprapat yang
di Preservasi. Dimana angkutan umum yang melintas akan mengalami terpuruk di sisi depan maupun sisi belakang, serta melongsor ke
sisi kiri maupun sisi kanan dan dapat membahayakan nyawa pengguna jalan yang berada di dalam angkutan, serta pengguna jalan
lainnya.

Ketika hal ini dikonfirmasi Wartawan kepada Pengawas Proyek dari Pihak Kontraktor Hariaman Hasibuan mengatakan, Bahwa demikian
adanya seperti yang tertuang dalam bestek, ucapnya.

Sedangkan mengenai Fasilitas Umum yang terganggu pihaknya mengatakan, telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, seperti
PLN, Dinas Perhubungan dan Cipta Karya Labuhanbatu, jawabnya enteng kepada Wartawan.

BACA JUGA :   Polres Langsa Ungkap Pelaku Pembunuhan Mayat Dalam Karung

Sementara dipihak lain, Kepala Dinas Perhubungan, Informatika dan Komunikasi Saiful SP kepada Wartawan menjelaskan, bahwa
pengerjaan Preservasi Jalan Lingkar Rantauprapat tidak mengganggu keberadaan Lampu Warning, karena tinggi Lampu Warning mencapai 8
m. Jikalaupun ketinggian Preservasi mencapai setengah meter, belum mengganggu keberadaan Lampu Warning, ucapnya dari balik
seluler.

Dilain pihak, Kabid Pertamanan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Labuhanbatu Julius, ketika dipertanyakan seputar
keberadaan Lampu Penerangan Jalan mengatakan, keberadaan Preservasi Jalan Lingkar Rantauprapat tidak mengganggu keberadaan Lampu
Penerangan Jalan.

BACA JUGA :   Satlantas Polres Kotim Kampanye Prokes Untuk Cegah Penyebaran Covid

Menurut Julius, jika hal itu terjadi, perbaikan Lampu Penerangan Jalan tersebut akan dianggarkan tahun depan. Sebab pada Tahun
Anggaran 2016 hal itu sama sekali tidak dianggarkan.

Pihaknya juga mengatakan, saat Musrembang Propinsi dilaksanakan, pihaknya telah menyampaikan kepada pihak Pemerintah Propinsi
maupun Pusat, jika ada merencanakan pembangunan di daerah agar mengkoordinasikannya ke pihak Pemerintah Daerah, agar hal – hal
lain yang membutuhkan perbaikan maupun pembenahan terhadap pasilitas yang dibangun oleh Pemerintah Daerah dapat dianggarkan,
ungkapnya.

Sementara itu, Manager Ranting PLN Kota Rahmat, ketika dikonfirmasi via HP terkait hal ini, hingga berita ini dimuat sepertinya
masih enggan menjawab Wartawan. Kendatipun dilapangan terlihat, aparat PLN sibuk memperbaiki keberadaan tiang listrik di Bahu
Jalan Lingkar Rantauprapat.

BACA JUGA :   Wartawan di Sumut Jadi Korban Kekerasan Disiram Air Keras Oleh OTK

Banyak pihak meminta, agar pihak berwenang seperti Kejaksaan maupun Kepolisian dapat melakukan pemeriksaan terperinci terkait
pelaksanaan Preservasi Jalan Lingkar Rantauprapat. Hal ini dimintakan, sehubungan informasi miring yang menyebutkan bahwa
Preservasi tersebut banyak menyimpan masalah, juga terindikasi korupsi didalam pengerjaannya yang nota benenya dapat merugikan
keuangan negara. (Okta)

UPDATE CORONA