Kepsek SDN 060942 Diduga Salah Gunakan Dana “BOS”

oleh -88.489 views

IDUL FITRI

Ketua Komite : Saya Tidak Pernah Turut Dalam Rapat 

Medan | mediarealitas

REALITAS TV

Upaya pemerintah untuk melaksanakan wajib belajar 9 tahun, maka pemerintah menyelenggarakan program dana biaya operasional sekolah (BOS) yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan bermutu.

Dana bantuan BOS harus diterima dengan utuh oleh sekolah dan dikelola secara mandiri dengan melibatkan dewan guru dan komite sekolah. Penggunaan dana BOS haruslah trasparan efisien dan tepat sasaran sesuai petunjuk teknis yang ada.

Kepala sekolah bertanggung jawab penuh bersama komite dan bendahara dalam penggunaannya, dalam petunjuk teknis (Juknis) penggunaan dana BOS dijelaskan dana BOS tersebut harus dilandasi dengan kesepakatan dan keputusan bersama antara tim pengguna dan dijamin oleh kepala sekolah dewan guru dan komite.

Namun, sangat disesalkan pelaksanaannya kerap kali diselewengkan oleh oknum kepala sekolah. seperti kepala SDN 060942 kecamatan Medan Deli, Drs. Sudarno.MM, dalam penggunannnya dana BOS tidak transparan.

Menurut, Keterangan, Rafuddin Aswad, selaku ketua dewan komite SDN tersebut, kepada mediarealitas (23/4) Sore, Ia tidak pernah diikut sertakan dalam rapat tentang pengucuran dana bos itu. “ katanya.

“ Saya tidak pernah diikut sertakan dalam rapat komite tentang dana BOS itu. “jelas Aswad.

Kepala SDN 060942, Drs. Sudarno.MM sudah sebelas tahun menjabat sebagai kepala sekoah, namun ketua komite tidak pernah dilibatkan dalam hal pengelolaan dana BOS tersebut. “Jelas Aswad.

Mirisnya lagi, penggunaan dana bos tersebut tidak tepat sasaran. “Tambah Aswad. Dengan adanya dugaan penyimpangan dana BOS ini, kepada pihak terkait segera menindaknya. “Pinta Aswad.

Sebelumnya telah diberitakan beberapa media massa baru-baru ini, bahwa Kepsek SDN 060942, Drs. Sudarno.MM, telah melakukan pungutan liar kepada wali murid dengan modus untuk pembayaran gaji guru honor 347 orang, berlangsung selama 4 bulan, yang sebulannya berkisar Rp 6,940.000 yang terbilang cukup fantastis.

Namun,  Dengan gencarnya pemberitaan di berbagai media cetak dan elektronik Sudarno akhirnya mengembalikan uang pengutipan tersebut, melalui 31 orang wali murid yang mewakili  keseluruhannya atau jumlah dana 455 Ribu. “Ungkap Aswad.

Terpisah, Kepala sekolah SDN 060942, Drs.Sudarno.MM, saat ditemui mediarealitas, diruang kerjanya, mengatakan penggunaan dana BOS, sudah tepat sasaran. “katanya.

Penggunann dana BOS yang di poin 11, mengenai dana transportasi, saat ditanyakan mediarealitas, Sudarno mengatakan belum di salurkan dikarenakan murid yang bersekolah di SDN 060942 rumahnya tidak jauh dari sekolah. “ Ucapnya. (Tim)   

 

UPDATE CORONA