Bangunan Mewah di Jalan Kartini Langgar Perda IMB

oleh -99.489 views

IDUL FITRI

 

Medan | mediarealitas

REALITAS TV

Pelayanan pengurusan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan penertiban pelanggaran peraturan (Perda) di Kota Medan dinilai masyarakat masih tercermin  tebang pilih dan diduga bernuansa KKN. Hal ini terbukti ditemukan sejumlah bangunan permanen di inti kota diduga keras melanggar Peraturan (Perda), tetapi tidak ada tindakan tegas dari aparat TRTB Pemko Medan.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Keadilan Peduli Suara Bangsa (DPP LSM LKPSB) Ir.Tony Napitupulu didampingi Sekjen J.Sitompul, SE, SH, mengungkapkan, Selasa (19/4), pihaknya telah beberapa kali menerima laporan masyarakat tentang kinerja aparat TRTB Medan dan setelah dilakukan investegasi kelapangan, ternyata pada bangunan yang sedang dikerjakan selain diduga sudah melanggar peraturan juga diduga telah terjadi penyimpangan  memperoleh ijin mendirikan bangunan (IMB).

BACA JUGA :   Kejati Masih Hitung Kerugian Negara Korupsi Hibah Ponpes di Banten

Dia memberi contoh konkrit, bangunan rumah mewah permanen bertingkat di Jl.Kartini No.10-12 Medan dari mulai awal sampai saat ini tidak pernah memasang plank IMB, bahkan bangunan milik pengusaha pelayaran/lapangan conttener ini sarat menyimpang dari Keputusan Walikota Medan No.03 Tahun 2005 dan peraturan (Perda No.9 Tahun 2005) Pasal 14a dan Pasal 14b tentang persyaratan juknis yang disyaratkan bagi permohonan IMB.

BACA JUGA :   Batalyon Infanteri 642/Kapuas Laksanakan Sosialisasi dan Himbauan Pentingnya Masker

“ Kita sangat miris jika bangunan milik masyarakat sederhana selalu ditindak,meskipun tidak separah pelanggaran dibandingkan milik pengusaha tercermin terjadi pembiaran, aparat seakan tutup mata”,ucapnya.

Kasus dugaan pelanggaran Perda pada bangunan bertingkat di Jl.Kartini ini,misalnya membangunan pagar depan lebih dari 1,25 M dan pagar samping 4 M serta tidak adanya ijin tetangga menurut Napitupulu sudah dipertanyakan ke Kadis TKTB Medan selanjutnya melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Pemanfaatan Ruang TRTB, Indra Siregar membenarkan, pihaknya akan memanggil pemilik bangunan bermasalah itu dan jika terbukti melanggar peraturan akan segera mengeluarkan surat stop atas bangunan tersebut. Pihak TRTB juga membenarkan sudah ada surat pengaduan masyarakat  yang telah dirugikan atas berdirinya bangunan di Jl.Kartini No.10-12 Medan tersebut.

BACA JUGA :   Kenapa Dewan Pers Itu Harus Dibubarkan, Ini Kata Ketua PPWI

Menurut  Tony Napitupulu, dugaan adanya sinyalemen permainan penerbitan IMB ini akan disampaikan kepada Walikota Medan dan Ketua Komisi D DPRD Medan untuk segera melihat turun ke lapangan, bahkan bila perlu ke instansi berwenang. Tujuannya, agar menegakkan Perda juga tidak serta merta pemilik bangunan yang nota bene punya pengusaha sesuka hatinya melanggar peraturan yang sudah baku.

UPDATE CORONA