13 Papan Reklame Sudah Dibongkar Pemko Medan

oleh -99.489 views

IDUL FITRI

Medan | mediarealitas

                Satu  persatu papan reklame yang  didirikan di 13 ruas jalan bebas reklame  dibongkar.  Jumat (22/4) malam sampai Sabtu (23/4)  dinihari, Tim Terpadu Penertiban, Penindakan dan Pembongkaran Papan Reklame kembali menumbangkan 2 papan reklame di Jalan Imam Bonjol  simpang Jalan Juanda dan Jalan Juanda/Jalan Monginsidi simpang Jalan dr Cipto.

REALITAS TV

                Sebenarnya, 2 papan relame lagi di Jalan Pengadilan simpang Jalan Kapten  Maulana Lubis dan Jalan Imam Bonjol simpang Jalan KH Ahmad Dahlan sudah masuk target tim terpadu untuk dibongkar malam itu.  Namun  pemilik  kedua papan reklame  memutuskan membongkar sendiri papan reklamenya tersebut.

                Dengan demikian selama  4 hari melakukan penertiban, tim terpadu telah membongkar 13 papan reklame. Artinya, masih ada  55 papan reklame  yang belum dibongkar. Sebab, menurut  pengakuan Kadis Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan, jumlah papan reklame yang  berada di 13 ruas jalan bebas reklame sebanyak 68 papan reklame.

BACA JUGA :   Kapolda Banten : “Vaksinasi Dijajakeun Ka Bumi”, Silahkan Hubungi Layanan 110

                Di Jalan Imam Bonjol simpang Jalan Juanda, tim terpadu membongkar  papan reklame jenis baliho berukuran lebih kurang 5 x 8 meter milik Multigrafindo Advertising. Pembongkaran berjalan lancar, sebab pemilik papan reklame tak berupaya sedikit pun untuk menghalangi prosesi pembongkaran.

                Pembongkaran kali ini dipimpin langsung Kadis TRTB Kota Medan, Syampurno Pohan. Untuk membongkar papan reklame tersebut, tim hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Awalnya papan reklame dipotong dua dengan menggunakan mesin las. Setelah itu sebelah potongan papan reklame diturunkan dengan menggunakan mobil crane.

                Setelah berada di bawah, tim pun melepaskan sebelah potongan papan reklame dari mobil crane. Setelanjutnya tim  ‘mencincangnya’ menjadi beberapa bagian dan dimasukkan dalam truk. Kemudian menyusul papan reklame yang tersisa sebelahnya lagi diturunkan, lalu ‘dicincang’ dan dimasukkan dalam truk. Terakhir, tim menumbangkan tiang utama dan selanjutnya membawanya menuju Lahan Cadika Pramuka bersama ‘cincangan’ papan reklame.

BACA JUGA :   Gempa M 6,1 Guncang Seram Maluku

                Di waktu bersamaan, tim terpadu juga membongkar papan reklame jenis baliho di Jalan Juanda/Jalan Monginsidi simpang Jalan Dr Cipto  berukuran lebih kurang  4x 6 meter. Prosesi pembongkaran juga berjalan dengan lancar, hanya sekitar 1 jam lebih, tim berhasil membongkar papan reklame milik Camel 88 Advertising tersebut.

                Sementara itu dua papan reklame yang dibongkar sendiri pemiliknya berada di Jalan Pengadilan simpang Jalan Kapten Maulana Lubis jenis baliho milik ACC Advertising dan papan reklame jenis bando di Jalan Imam Bonjol simpang Jalan KH Ahmad Dahlan milik SD Adevertising.

                Menurut Syampurno, kedua papan reklame itu dibongkar karena tidak memiliki izin dan kawasan berdirinya termasuk 13 ruas jalan bebas reklame. Sebelumnya mereka telah mengingatkan pemilik papan reklame untuk membongkar sendiri namun karena tak dilakukan, tim terpadu akhirnya yang membongkar.

BACA JUGA :   Kapolri Ungkap 5 Klaster COVID-19 di DKI Jakarta, PPKM Mikro Diperketat

                “Jumlah seluruh papan reklame yang ada di 13 ruas jaklan bebas reklame sebanyak 68 papan reklame. Yang telah kita bongkar selama 4 hari ini, termasuk pembongkaran yang dilakukan pemiliknya sebanyak 13 papan reklame. Dengan begitu, ada sekitar 55 papan reklame lagi yang akan kita bongkar selanjutnya,” tegas Syampurno.

                Selanjutnya Syampurno mengingatkan kepada pengusaha advertising agar membongkar sendiri papan reklamenya. Sebab,  apabila tim terpadu yang melakukan pembongkaran, maka seluruh material konstruksi besi papan reklame menjadi aset Pemko Medan dan tidak diperbolehkan diambil. “Seluruh material konstruksi papan reklame yang kita kumpulkan di Lahan Cadika Pramuka nantinya akan kita lelang secara terbuka,” ungkapnya.(LR)

UPDATE CORONA